Jakarta, INDONEWS.ID – Tak ada panggung megah atau deretan model profesional. Di Umaniara Cafe, Jalan Brawijaya XIII, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/10/2026), justru para tamu sendiri yang bergantian melenggang di jalur peragaan busana.
Ratusan fashionista sudah berdatangan sejak sebelum pukul 11.00 WIB. Mereka memenuhi undangan Corrie Kastubi, perancang yang menggagas ajang Fashionista ini. Acara dibuka dengan santap siang bersama, sesuai paket menu yang dipilih masing-masing tamu.
Setelah piring-piring diangkat, suasana berganti. Satu per satu undangan, tanpa terkecuali, ikut ambil bagian dalam peragaan busana. Pola itu membuat acara terasa cair: tidak ada jarak antara penonton dan peraga, semua mendapat giliran tampil.
Corrie Kastubi selama ini dikenal sebagai perancang kebaya dan selendang berbahan kulit domba. Di tangannya, ajang Fashionista menjadi ruang temu para pecinta busana dan seni di Jakarta.
"Fashionista ini kami buat supaya semua orang bisa merasakan serunya berada di catwalk, bukan hanya menonton. Senang sekali melihat para tamu tampil percaya diri dan saling bertemu kembali di sini," kata Corrie dalam pesannya.
Berpasangan dengan Adik Kelas
Di antara para peraga, tampak anggota Dewan Redaksi Indonews.id, Asri Hadi. Ia melenggang berpasangan dengan Dian Andi Sose, adik kelasnya di SMA 3 Teladan Jakarta. Keduanya sama-sama alumni sekolah di kawasan Setiabudi itu.
Bagi Asri, siang itu bukan sekadar acara mode. Di sela peragaan, ia kembali bertemu perancang busana senior Samuel Watimena. Keduanya terakhir berjumpa di Beijing, China, pada 2019.
Pertemuan lain menyusul. Asri juga bersua dengan Sarah, keponakan seorang kawannya semasa di SMA 3.
"Acara seperti ini bukan hanya soal busana. Di sini saya bertemu adik kelas, bertemu lagi Mas Samuel setelah terakhir jumpa di Beijing, bahkan keponakan teman sekolah. Corrie berhasil menghidupkan ruang silaturahmi lewat fashion," ujar Asri.
Menjelang akhir acara, Dian Andi Sose, Samuel Watimena, Corrie Kastubi, dan para pecinta seni lainnya berfoto bersama, menutup siang yang penuh pertemuan itu.