Jakarta, INDONEWS.ID – Pemenang Miss Thailand 2000, Panadda "Boom" Wongphudee, mengumumkan akan bercerai dari suaminya, pengusaha properti Athip "God" Anantawa. Pengumuman itu ia sampaikan dalam konferensi pers pada 27 Oktober, yang awalnya digelar untuk membantah keterlibatannya dalam sengketa kepemilikan lahan, sebelum ia juga membuka soal perselingkuhan dalam rumah tangganya.
Di hadapan wartawan, Boom tak kuasa menahan tangis. Ia menuding suaminya berselingkuh dengan dua perempuan dan mengambil 7 juta baht dari brankas tanpa izin.
Menurut Boom, keretakan rumah tangga mereka bermula pada 2024. Menjelang kelahiran putra mereka, Alex, ia mendapati God mengajak putri seorang asisten rumah tangga minum bir. God kemudian diduga menjalin hubungan dengan gadis yang saat itu berusia 17 tahun tersebut dan membiayai kebutuhannya, hingga Boom dan God akhirnya pisah rumah.
Meski sudah hidup terpisah, Boom mengaku tetap menjaga citra keluarga utuh di depan media dan publik selama dua tahun demi anak-anak.
Persoalan tak berhenti di situ. Belakangan Boom mendapati suaminya diduga berselingkuh lagi, kali ini dengan teman dekat yang bekerja bersamanya. Perempuan itu disebut merekam pertengkaran Boom dan God, lalu mengancam menyebarkannya ke media sosial untuk menyudutkan Boom.
Uang Hadiah Kelahiran Raib
Boom juga mempersoalkan uang 7 juta baht, atau sekitar Rp3,7 miliar, yang hilang dari brankas rumah mereka. Menurut dia, uang itu adalah hadiah dari sebuah merek sabun ternama saat kedua putra mereka, Alex dan Arthur, lahir. Ketika ditanya, God hanya menjawab uang itu sudah habis terpakai.
Ia menambahkan, pada 12 Oktober God diduga meminta uang 12 juta baht kepadanya, permintaan yang ia tolak meski terus didesak. Boom juga menyebut sejumlah penagih utang belakangan terus menelepon untuk menagih suaminya.
Hal lain yang membuat Boom geram adalah tuduhan bahwa God membawa kedua anak mereka keluar rumah tanpa memberi tahu dirinya. Boom menyatakan akan membesarkan Alex dan Arthur sendiri karena tidak ingin mereka tumbuh di tengah kejaran kreditur dan sengketa keuangan. Ia juga mengumumkan rehat sebulan dari pekerjaannya sebagai pembawa acara.
Konferensi pers itu sebenarnya digelar di tengah sorotan publik atas kasus lain. Kementerian Dalam Negeri Thailand tengah menyelidiki seorang pejabat senior yang diduga menjual lahan hutan di Nakhon Nayok secara ilegal kepada Athip. Lahan hutan lindung yang disengketakan luasnya lebih dari 100 rai, atau sekitar 16 hektare, yang disebut hendak dijadikan resor dan jalur lari lintas alam.
Dalam konferensi pers, Boom memperlihatkan kontrak jual beli lahan dan menegaskan namanya tidak tercantum di dokumen tersebut. Sementara itu, Athip kepada wartawan membantah telah membeli lahan itu dan menyebut keterlibatannya sebatas sewa hak pakai tahunan sebagai mitra usaha.
Hingga berita ini diturunkan, belum ditemukan tanggapan Athip atas tudingan perselingkuhan dan uang brankas yang dilontarkan istrinya.
Boom dan God mulai dekat setelah Boom mewawancarai pengusaha itu. Pada Valentine 2021, God disebut menghadiahi Boom sebidang tanah alih-alih bunga. Keduanya menikah secara tertutup pada November 2022. Sebelumnya, Boom telah memiliki putri bernama Anda dari pernikahan pertama, sedangkan God memiliki tiga putri dari istri pertamanya.