Jakarta, INDONEWS.ID--Tim besutan pelatih Paris Saint-Germain (PSG) tampil super sempurna saat bermain melawan Villarreal pada laga matchday 4 fase Liga Champions.
Duel yang berlangsung di El Madrigal, markas Villarreal, Rabu (4/11) dini hari berakhir dengan prestasi gol PSG dengan skor 0-6.
Hasil ini menambah kokoh PSG di puncak klasemen dengan 12 poin dari 4 laga, mencetak 20 gol dan hanya kebobolan 5 gol.
Enam gol PSG disumbang oleh Jesus Neves (9`), D. Doué (12`), Senny Mayulu (13`), F. Ruiz (17`, 50`) dan D. Boly (78`).
Menanggapi hasil ini, pelatih PSG Luis Enrique angkat bicara. Pelatih asal Spanyol itu berbicara tentang filosofi menyerangnya.
Ia menegaskan bahwa target utama timnya musim ini adalah mempertahankan gelar Liga Champions Eropa untuk tahun ketiga secara beruntun.
Ia mengisyaratkan bahwa berada di puncak klasemen fase liga dan mencetak 20 gol dalam empat laga pertama tak trlalu penting untuk saat ini.
Menanggapi posisi timnya di puncak klasemen dan rata-rata produktivitas gol yang mencolok, Luis Enrique menyampaikan pernyataan menarik.
"Ini tidak bisa dijadikan patokan. Hanya akan ada satu juara di laga final di Madrid, dan target kami adalah memenangi gelar di sana."
"Pada musim-musim sebelumnya, kami meraih gelar Liga Champions Eropa tanpa menyelesaikan fase liga di delapan besar," katanya.
Ia menjelaskan bahwa timnya tidak menarik diri untuk bertahan bahkan ketika menghadapi situasi sulit selama pertandingan.
"Dalam sepak bola, saya pernah melihat tim mencetak tiga gol dalam lima menit. Tidak ada gunanya mencoba bertahan, justru harus fokus menyerang."
"Seandainya kami kebobolan gol sebanyak itu dalam waktu sesingkat ini, kami pasti akan menghadapi kesulitan yang sama seperti yang dialami Villarreal," ujarannya.
Ia menambahkan, pendekatan yang ia pakai sangat cocok saat ini.
"Inilah pendekatan yang kami coba terapkan, dan jika ada satu hal yang ditunjukkan tim ini, itu adalah kemampuannya untuk tetap konsisten dan meraih kemenangan, terlepas dari cedera atau stadion tempat kami bermain."
Luis Enrique memuji penampilan para pemainnya selama menghadapi Villarreal.
Ia menjelaskan bahwa merebut bola di dekat gawang lawan membantu timnya menegakkan keunggulan besarnya.
"Kami unggul secara besar karena kami cukup beruntung bisa merebut bola di dekat gawang mereka," kata Enrique sebagaimana dikutip situs resmi Asosiasi Sepak Bola Eropa "UEFA".
Pelatih Paris Saint-Germain itu menutup pembicaraannya dengan memuji Villarreal meski menderita kekalahan telak.
"Villarreal adalah tim yang benar-benar saya sukai. Ini situasi yang sulit, dan saya merasa prihatin untuk mereka," tutup dia.