Home › Metropolitan

Jimmy Van Houten dan Garda Gibran Ikut Kawal Sidang Ijazah Palsu Jokowi

Oleh : rio apricianditho - Kamis, 05/11/2026 21:22 WIB


Jimmy Van Houten dan Garda Gibran Ikut Kawal Sidang Ijazah Palsu Jokowi

Jakarta, INDONEWS.ID - Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) hadir langsung sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11).

Di luar gedung pengadilan, relawan pendukung Jokowi memadati Jl Dr. Sumarno, Cakung, Jakarta Timur sejak pukul 06.30 WIB.

Salah satu kelompok yang menonjol adalah Relawan Garda Gibran (G2) yang dipimpin sang Ketua Umum, Jimmy van Houten.

Jimmy memimpin langsung rombongan relawan G2 untuk memberikan dukungan moral kepada Jokowi. Kehadiran G2 ini melengkapi barisan relawan lain yang sudah lebih dulu berkumpul, seperti Projo, Gibranisti, Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), Gerakan Berani Nusantara (GBRAN), hingga kader PSI.

“Kami dari Garda Gibran hadir di sini bukan untuk intervensi hukum. Kami hadir untuk menunjukkan bahwa Pak Jokowi tidak sendiri. Kebenaran harus dikawal, fitnah harus dilawan lewat jalur hukum yang terhormat,” ujar Jimmy di luar PN Jakarta Timur.

Massa G2 yang hadir kompak mengenakan atribut putih dengan ikat kepala merah putih, membawa spanduk bertuliskan “Pak Jokowi Tidak Sendiri, Rakyat Hadir, Kebenaran Pasti Menang”, “Stop Fitnah Ijazah Palsu, Kami Percaya Pak Jokowi”, dan “Pak Jokowi Jujur, Kami Jadi Saksi”.

Jokowi sendiri tiba di PN Jakarta Timur sekitar pukul 08.30 WIB dengan pengawalan ketat. Ia mengenakan kemeja batik kecokelatan dan peci hitam, didampingi putranya Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan putrinya Kahiyang Ayu. Kedatangan Jokowi langsung disambut pendukungnya, termasuk G2.

Saat sidang diskors untuk istirahat, Jokowi sempat keluar dan menyapa relawan di luar pengadilan.

Momen itu berlangsung sekitar 10 menit sebelum sidang dilanjutkan kembali pukul 14.00 WIB.

“Terima kasih Pak Jokowi sudah tunjukkan ijazahnya di sidang,” teriak seorang relawan G2.

Ketua Umum G2, Jimmy van Houten menegaskan, pihaknya menghormati proses hukum. Ia berharap Jokowi dapat memberikan keterangan secara terbuka, termasuk menunjukkan ijazah aslinya.

“Kita menghormati proses persidangan, proses hukum hari ini. Pak Jokowi seperti janji akan memperlihatkan ijazah beliau, ijazah asli beliau di forum yang terhormat PN Jakarta Timur,” ujar Jimmy.

Ia juga menegaskan G2 akan terus mengawal hingga tuntas, namun tetap damai dan tidak anarkis.

“G2 akan kawal Pak Jokowi dan Mas Gibran sampai 2029. Hari ini kita buktikan, Pak Jokowi berani datang, berani tunjukkan ijazah asli. Itu yang tidak bisa dibantah oleh fitnah,” tutup Jimmy

Artikel Lainnya