Home › Nasional

Tiga Prajurit Gugur saat Padamkan Karhutla di Seruyan, TNI AD Buru Kotak Hitam Helikopter Mi-17

Oleh : Rikard Djegadut - Sabtu, 07/11/2026 19:53 WIB


Operasi pencarian korban helikopter TNI AD yang jatuh di perairan Seruyan, Kalimantan Tengah. (Foto: Dispenad via Liputan6.com)
Operasi pencarian korban helikopter TNI AD yang jatuh di perairan Seruyan, Kalimantan Tengah. (Foto: Dispenad via Liputan6.com)

Jakarta, INDONEWS.ID - TNI AD berupaya mengambil kotak hitam helikopter Mi-17V5 bernomor registrasi HA-5235 yang jatuh di perairan Seruyan, Kalimantan Tengah. Helikopter itu jatuh pada Rabu (4/11/2026) saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Tiga prajurit gugur dalam kecelakaan tersebut, yakni Letkol Cpn (Anumerta) Dudi Firmansyah, Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar Rizki Hartio, dan Sertu (Anumerta) Heri. Lima orang lainnya selamat dan dirawat di RS Kuala Pembuang.

Helikopter lepas landas dari Kuala Pembuang menuju Telaga Pulang pukul 09.55 WIB. Kecelakaan terjadi saat helikopter mengambil air laut untuk pemadaman dengan metode water bombing. Penyebab kecelakaan belum diketahui.

"Tim juga tengah mengupayakan pengambilan black box," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/11/2026), seperti dikutip dari Liputan6.com.

Kotak hitam itu terdiri dari Flight Data Recorder dan Cockpit Voice Recorder. Donny meminta publik menunggu hasil investigasi.

"Kami meminta semua pihak untuk bersabar dan memberikan ruang kepada tim investigasi," ujarnya.*

(Rikard Djegadut)

Artikel Lainnya