INDONEWS.ID

  • Selasa, 03/04/2018 13:44 WIB
  • Politisi Gerindra Minta Masyarakat Tidak Terpancing Soal Puisi Sukmawati

  • Oleh :
    • hendro
Politisi Gerindra Minta Masyarakat Tidak Terpancing Soal Puisi Sukmawati
Sukmawati Soekarno Putri saat baca puisi. (Istimewa)

Jakarta, INDONEWS.ID -  Buntut  pembacaan puisi ‘Ibu Indonesia’ oleh Sukmawati Soekarnoputri membuat berbagai kalangan bereaksi. Karena itu, Wakil Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Sodik Mujahid meminta Umat Islam di Indonesia tidak terpancing dengan penggalan tersebut.

Karena, Sodik menilai, Sukmawati tidak paham tentang ajaran Islam. "Sudah saya katakan itu karena Sukmawati belum bisa menikmati keindahan dan kesyahduan alunan azan dan alunan ayat-ayat Al-Quran," ungkap Sodik di Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Baca juga : Penyair Puisi Esai Sumbang APD, Tim Medis dan Relawan Adalah Pahlawan di Zaman Covid-19

Sodik berpendapat, tidak seharusnya Putri dari bapak Founding Fathers bangsa Indonesia itu membenturkan suatu budaya dengan agama.

Sebab menurut Sodik, bagaimanapun juga sikap merendahkan syariat itu dinilainya bakal memancing ketersinggungan suatu umat beragama. Apalagi, bagi orang-orang beriman syariat seperti adzan dan ayat Al-Quran, kedudukan dan keindahannya di atas budaya seperti kidung.

Baca juga : Pentas Puisi Pekerja Migran, Hidupkan Sasta untuk Para Pejuang di Masa Pandemi COVID-19

Bahkan, lanjut Sodik, ketika mukmin sedang beraktivitas mereka akan menghentikan kegiatannya saat mendengar azan serta langsung bergerak ke mesjid. "Ribuan orang mukmin bisa menangis ketika mendengar adzan dan ayat Al-Qur`an. Wajar jika Umat Islam merasa dilecehkan karenanya," tambahnya.

Baca juga : "Kartini-kartini Hari Ini " - Puisi oleh Gerard N Bibang
Artikel Terkait
Penyair Puisi Esai Sumbang APD, Tim Medis dan Relawan Adalah Pahlawan di Zaman Covid-19
Pentas Puisi Pekerja Migran, Hidupkan Sasta untuk Para Pejuang di Masa Pandemi COVID-19
"Kartini-kartini Hari Ini " - Puisi oleh Gerard N Bibang
Artikel Terkini
Demam Berdarah Menjadi Ancaman di Tengah Covid-19, Masyarakat Diminta Waspada
Jokowi Rencana Reshuffle Kabinet, Usulan Ekonom Faisal Basri Mengejutkan
RI Naik Peringkat, Rizal Ramli: Ini Jebakan Bank Dunia
Tekan Kasus Covid-19, Mendagri Ajak Insan Pers Gaungkan Penerapan Protokol Kesehatan
Dukung Pembangunan Berkelanjutan di Fakfak, Petuanan Fatagar Lakukan Pemetaan Wilayah Adat
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
eowyn