INDONEWS.ID

  • Sabtu, 28/04/2018 20:30 WIB
  • Presiden Gelar Pertemuan Bilateral dengan PM Vietnam

  • Oleh :
    • very
Presiden Gelar Pertemuan Bilateral dengan PM Vietnam
Jokowi bertemu PM Vietnam. (Foto: Ist)

 

Jakarta, INDONEWS.ID - Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc. Pertemuan tersebut digelar di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-32 ASEAN yang dihelat di Hotel Shangri-La, Singapura, Sabtu 28 April 2018.

Baca juga : Ini Penampakan Helikopter Merah Putih yang Digunakan Presiden Jokowi

Pada pertemuan tersebut Presiden menyampaikan beberapa hal terkait hubungan Indonesia dengan Vietnam. Presiden mengapresiasi pertemuan Joint Comission on Bilateral Cooperation (JCBC) antara Menteri Luar Negeri kedua negara pada 17 April 2018 lalu yang berlangsung dengan sukses. 

Beberapa hasil pertemuan JCBC yang perlu didorong untuk segera ditindaklanjuti, menurut Presiden, antara lain penyelesaian negosiasi batas maritim (zona ekonomi eksklusif) Indonesia-Vietnam. Penyelesaian batas maritim ini, lanjut Presiden, akan dapat mencegah terjadinya insiden dan meningkatkan kerja sama  perikanan dan kelautan.

Baca juga : Presiden Jokowi Yakin Indonesia Berpeluang Besar Lewati "Middle Income Trap"

“Saya yakin kita akan dapat segera menyelesaikannya,” kata Presiden.

Selain itu Presiden juga mengatakan penyusunan Rencana Aksi 2019-2023 untuk menerapkan kemitraan strategis kedua negara harus dapat diselesaikan November 2018. Presiden juga mengapresiasi ekspor kendaraan bermotor Indonesia ke Vietnam yang sudah dapat berjalan dengan normal dalam waktu dekat.

Baca juga : Penyebab Jokowi Gembira di Tengah Gelombang Amarah pada Menteri KIM

“Upaya merealisasikan target perdagangan USD 10 milyar dapat dicapai pada tahun 2020,” lanjutnya.

Terkait konsep kerja sama Indo Pasifik yang disampaikan Indonesia dalam KTT ASEAN ini, Presiden mengapresiasi dukungan Vietnam.

“Saya juga menyampaikan perhargaan atas dukungan Vietnam terhadap konsep kerja sama Indo Pasifik yang saya sampaikan dalam KTT kali ini,” ucapnya.

Pada awal sambutannya, Presiden pun mengundang PM Vietnam untuk hadir dalam ASEAN Leaders Gathering yang akan dihelat di Bali pada 11 Oktober 2018 mendatang. Presiden pun mengatakan akan memertimbangkan dengan baik undangan PM Vietnam untuk hadir dalam World Economic Forum on ASEAN pada 11-13 September 2018.

“Saya akan pertimbangkan dengan baik undangan tersebut,” kata Kepala Negara.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam pertemuan bilateral tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Duta Besar Indonesia untuk Singapura I Gede Ngurah Swajaya. (Very)

Artikel Terkait
Ini Penampakan Helikopter Merah Putih yang Digunakan Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Yakin Indonesia Berpeluang Besar Lewati "Middle Income Trap"
Penyebab Jokowi Gembira di Tengah Gelombang Amarah pada Menteri KIM
Artikel Terkini
Karyawan Perusahaan Harus Dibekali Pengetahuan tentang Paham Radikal-Terorisme
Penggunaan Masker, Kunci Pencegahan Penularan Covid-19 Melalui Udara di Ruang Tertutup
Tumbuhkan Kecintaan pada Pancasila, Kemendikbud Gelar Kemah Virtual Anak Indonesia
Terima Kunjugan Menpan-RB, Boy Rafli Amar Jelaskan Pembangunan Zona Integritas di BNPT
Resmi! Gerindra Benarkan Rekomendasi PDIP pada Muhammad-Rahayu Saraswati di Pilwakot Tangsel
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gandalf