Ini Kata Demokrat Terkait Capres dan Cawapres dari Poros Ketiga
Ferdinand menilai saat ini dibutuhkan pendingin suasana yakni poros ketiga dalam Pilpres 2019 mendatang. Ia melanjutkan, poros ketiga yang selama ini hanya sebagai alternatif ternyata naik menjadi faktor utama pemersatu bangsa.
Reporter: indonews
Redaktur: very
Jakarta-INDONEWS.ID - Poros ketiga pada Pilpres 2019 diharapkan bisa menjadi pendingin dari memanasnya suhu politik akibat perang tagar.
Kepala Divisi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan perang tagar ganti presiden dan tagar tetap Jokowi kini telah menjadi masalah nasional yang tidak bisa dianggap sebelah mata.
"Saat ini stigma publik hanya ada 2 kubu yakni Prabowo dan Jokowi saja. Dua kekuatan yang bertolak belakang ini bisa memecah keutuhan bangsa dan bernegara," kata Ferdinand Hutahaean, Jakarta, Senin (7/5/2018).
Ferdinand menilai saat ini dibutuhkan pendingin suasana yakni poros ketiga dalam Pilpres 2019 mendatang. Ia melanjutkan, poros ketiga yang selama ini hanya sebagai alternatif ternyata naik menjadi faktor utama pemersatu bangsa.
"Poros ketiga saat ini menjadi sangat penting sebagai penyelamat bangsa bukan sebagai alternatif lagi," katanya.
Ia menyebutkan beberapa tokoh nasional yang bisa diusung oleh poros ketiga sebagai Capres dan Cawapres antara lain, Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo dengan Agus Harimurti Yudhoyono.
"Selain dua tokoh itu, Ketua Umum PKB, Cak Imin dan Zulkifli Hasan juga bisa di usung oleh poros ketiga. Yusril dan Chairul Tanjung juga bisa," tandasnya. (Ronald Tanamas)