Buka Kesempatan Kerja Sama, Eksekutif Masjid Mulya Makmur Banjir Dukungan
Kang H. Agus – demikian dia biasa disapa – mengatakan, jamaah masjid beragam, karena itu butuh pemersatu agar sama-sama berhidmah dalam memakmurkan masjid dan membantu pembangunan dan pemeliharaan masjid.
Reporter: very
Redaktur: very
Bogor, INDONEWS.ID - Eksistensi e-Mas (Eksekutif Masjid Mulya Makmur) sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya komunitas kemasjidan dan turunannya (kebutuhan imam, Khotib, marbot, da`i, guru ngaji, dll).
"Selama tidak menonjolkan salah satu warna (tidak mengusung gerakan politik) kami dukung," ujar H. Agus Riadi, CEO e-Mas (Eksekutif Masjid Mulya Makmur) mengutip komentar dari para sahabatnya.
Kang H. Agus – demikian dia biasa disapa – mengatakan, jamaah masjid beragam, karena itu butuh pemersatu agar sama-sama berhidmah dalam memakmurkan masjid dan membantu pembangunan dan pemeliharaan masjid.
Eksekutif masjid adalah siapa saja yang melaksanakan kedua hal di atas: memakmurkan dan membantu pembangunan masjid.
e-Mas telah mendapat beberapa masukan selama berkeliling di wilayan Bogor dan dan sekitarnya.
Kang Agus mengatakan, e-Mas mempunyai beberapa program. Program tersebut, katanya sangat dibutuhkan masyarakat kemasjidan. Berikut program e-Mas:
- Pelatihan Manajemen Masjid bagi para pengurus Masjid dan jamaah berpengaruh;
- Marbot academy, untuk membekali calon Marbot Masjid yang memiliki kapabilitas mengurus operasional masjid sehari-hari. Bisa melakukan tugas-tugas Muadzin (khususnya waktu-waktu sholat fardhu), bisa menjadi imam rawatib, mengajar ngaji anak-anak. Selain tugas-tugas kebersihan dan menjaga masjid wangi. Marbot kualifikasi ini sangat dibutuhkan di masjid-Masjid komplek perumahan dan masjid strategis lainnya.
- Pelatihan pemulasaraan Janaiz;
- Pelatihan dakwah ramah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia;
- Inisiasi perpustakaan Masjid.
Selanjutnya, e-Mas bisa menjadi jembatan yang mempertemukan kebutuhan masjid dengan tenaga terampil terlatih.
Dalam mengeksekusi program-programnya, katanya, e-Mas, berkolaborasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan.
Selaku CEO e-Mas, H. Agus membuka kerja sama yang saling mengutungkan (mutualisme) dengan pihak manapun, termasuk pihak sponsor, demi kemanfaatan umat.
”Alhamdulillah, kami menjalin silaturahmi dengan tokoh-tokoh Muharrik Masjid untuk menjadi Nara sumber. Begitupun, dengan pihak-pihak sponsor dan donatur,” ujarnya.
”Kami juga mengaktifkan kembali sembari mengajak kerja sama dengan simpul-simpul Muharrik masjid sewaktu kami menjadi Ketua Lembaga Ta`mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Bogor atau dalam skala yang lebih luas, Muharrik Jawa Barat dan sekitarnya,” pungkasnya. *