indonews

indonews.id

Menhub Ingatkan Stakeholder Penerbangan Untuk Tingkatkan Koordinasi

Setiap hari harus dilakukan cek dan ricek.

Reporter: hendro
Redaktur: very
zoom-in Menhub Ingatkan Stakeholder Penerbangan Untuk Tingkatkan Koordinasi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso melakukan inspeksi posko Lebaran dan rampcheck ke Bandara Internasional Soekarno Hatta

Jakarta, INDONEWS.ID - Menhub Budi Karya mengingatkan para petugas OCC untuk melakukan komunikasi maksimal dengan seluruh stakeholder di bandara dan jangan ada egosentris. Sebagai koordinator, petugas OCC  jangan minta dilayani tetapi melayani.

Hal itu dikatakan Menhub Budi Karya saat melakukan inspeksi posko Lebaran dan rampcheck ke Bandara Internasional Soekarno Hatta,Minggu (3/6/2018).

Selain itu, Budi juga meminta agar akurasi juga harus dijaga karena data-data dari sini akan jadi data terpercaya yang dipakai oleh masyarakat. Untuk itu, Budi mendorong para stakeholder untuk melibatkan media massa untuk check and balance.

"Libatkan media untuk menjadi bagian dari operasi ini karena masukan masyarakat sangat berarti bagi kita. Sebaliknya operasi yang kita hasilkan juga harus dikomunikasikan pada masyarakat. Dengan data yang terbuka ini akan mendorong operator penerbangan untuk berbuat lebih baik," ujarnya. 

Budi juga meminta OCC untuk melakukan operasi dengan kosisten baik selama maupun setelah periode mudik lebaran. 

"Setiap hari harus dilakukan cek dan ricek. Kalau hanya selama mudik saja, tidak akan ada artinya.
Tapi kalau setiap hari dilakukan, kita bisa mengetahui level of service, safety dan security bagi kita semua," lanjutnya lagi.

Dari posko Lebaran Bandara, Menhub dan Dirjen Perhubungan Udara yang didampingi Dirut PT. Angkasa Pura 2 Muhammad Awaluddin melakukan rampcheck di Terminal 1B. 

Menhub dan Dirjen Hubud memeriksa pelayanan di terminal bandara dan memeriksa kelaikan terbang satu pesawat Boeing B737 Lion Air yang terparkir di apron. Kondisi fisik pesawat mulai dari ban dan body pesawat serta surat, dokumen dan awak pesawat juga tak luput dari pengecekan.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso kembali mengingatkan para stakeholder untuk meningkatkan koordinasi, komunikasi dan pengawasan  angkutan udara. Hal ini mengingat prediksi bahwa jumlah penumpang  angkutan udara pada Lebaran tahun 2018 ini akan meningkat hingga 10,78 persen dibanding tahun lalu. Jumlah penumpang total domestik dan internasional diprediksi menjadi 5,870,823 penumpang dibandingkan realisasi tahun lalu 5,299,513 penumpang.

“Jadi kemungkinan ada kenaikan 600 ribu penumpang pada 16 hari itu yaitu mulai H-7 hingga H+7 Lebaran. Kenaikan jumlah penumpang sebanyak itu harus diantisipasi dengan baik sehingga tingkat keselamatan, keamanan dan kenyamanan pelayanan tetap terjaga dengan baik. Ingatlah bahwa penerbangan kita sekarang sedang disorot oleh dunia Internasional karena keberhasilan kita dalam meningkatkan dengan pesat keselamatan dan keamanan penerbangan,” ujar Agus.(hdr)

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas