Mahfud MD Akui Sering Ketemu Jokowi
Reporter: budisanten
Redaktur: budisanten
Jakarta, INDONEWS.ID - Mahfud MD kembali menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi memiliki seluruh instrumen untuk menelusuri jejak rekam Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada Pilpres yang akan berlangsung April 2019.
"Apa pun bentuk provokasi-provokasi untuk mempengaruhi Pak Jokowi agar memilih salah seorang calon tertentu tidak akan berpengaruh. Pak Jokowi tahu siapa orang yang populer siapa orang yang tidak populer tapi mengaku populer," kata Mahfud di sela-sela orasi kebangsaan di Sanggar Prathivi Building, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (31/7/2018).
Dikatakan, semua yanbg disebutkan oleh lembaga survei, mana yang asli dan mana yang palsu sudah diketahui oleh Presiden.
Jokowi, tentu memiliki pertimbangan sendiri tanpa harus melihat banyaknya dukungan yang dibuat-buat oleh salah satu calon tertentu yang ingin jadi cawapres.
"Saya selalu mengatakan, Presiden pasti sudah tahu apa yang akan dilakukan. Jadi nggak usah terlalu berebutan. Jadi kita tunggu saja, saya yakin pada saat yang tepat Pak Jokowi pasti akan memilih orang yang tepat untuk mendampinginya," jelas Anggota Dewan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP itu.
Mahfud MD mengaku memang sering bertemu dengan Presiden Jokowi. Namun, dalam pertemua itu sama sekali tidak pernah membicarakan alias membahas Pilpres.
Dari situlah, dia yakin provokasi yang dilakukan calon-calon yang berebut cawapres tidak akan berpengaruh kepada Jokowi. (ato)L