indonews

indonews.id

Simulasi Asian Para Games 2018 Lebih Utamakan Keselamatan Atlet

Dalam rangka turut serta dalam mendukung kesuksesan dalam penyelenggaraan Asian Para Games yang jatuh pada tanggal 6 sampai 13 Oktober mendatang, beberapa instansi terkait di pemerintahan yang turut serta terlibat didalamnya. Salah satunya adalah Dinas Perhubungan.

Reporter: budisanten
Redaktur: budisanten
zoom-in Simulasi Asian Para Games 2018 Lebih Utamakan Keselamatan Atlet
Simulasi Atlet Asian Para Games 2018 dari Wisma Atlet ke venue perlombaan.

Jakarta, INDONEWS.ID - Dalam rangka mendukung kesuksesan penyelenggaraan Asian Para Games pada  6 - 13 Oktober mendatang, beberapa instansi terkait di pemerintahan turut serta terlibat di dalamnya. Salah satunya adalah Dinas Perhubungan.

Saat disinggung peranan dan keterlibatannya dalam  mensukseskan event olahraga khusus penyandang disabilitas se-Asia ini, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengaku telah melakukan simulasi pergerakan atlet dari athlete village menuju venue pertandingan. Waktu tempuh yang ditargetkan dari point to point sekira 55 menit.

Hal ini disampaikan Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, ujicoba untuk 19 venue pertandingan dilakukan bersama dengan INAPGOC dan Polda Metro Jaya. 

"INAPGOC menyampaikan, target waktu tempuh dari para village ke venue adalah 55 menit,” ujar Sigit di Balai kota, Jakarta, Kamis (27/9).

Berbeda dari  Asian Games dengan jarak tempuh yang kurang dari 30 menit, dikatakan Sigit, waktu tempuh perjalanan  atlet para games juga menimbang berbagai hal, salah satunya soal aspek keselamatan.

“Kenapa lebih panjang dibanding dengan pegelaran Asian Games? Karena kita yang paling utama adalah safety untuk para atlet itu sendiri,” ujar Sigit.

Hal lain yang menjadi pertimbangan ialah, di mana beberapa atlet juga ada yang menggunakan alat bantu kursi roda. Dengan ini juga membuat laju bus yang mengangkut para atlet Asian Para Games tidak bisa secepat atlet  Asian Games 2018 sebelumnya.

"Kecepatannya  dulu itu minimum 80km/jam , sekarang maksimum di 60km/jam, itu yang jadi pertimbangan,” tutup Sgit. (ronald)


 

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas