INDONEWS.ID

  • Sabtu, 16/03/2019 21:55 WIB
  • Kasus Ketum PPP, KPK Menduga Ada Keterlibatan Petinggi Kementerian Agama

  • Oleh :
    • Ronald
Kasus Ketum PPP, KPK Menduga Ada Keterlibatan Petinggi Kementerian Agama
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga adanya keterlibatan petinggi Kementerian Agama (Kemenag).

Jakarta, INDONEWS.ID - Mengenai kasus yang menjerat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuzi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga adanya keterlibatan petinggi Kementerian Agama (Kemenag). Komisi antirusuah ini menduga petinggi Kemenag telah menerima suap terkait pengisian jabatan 2018-2019.

Sebagaimana dalam pemberitaan media, dalam kasus ini KPK baru menetapkan tiga tersangka. Selain Romy, sapaan akrab Ketum Romahurmuziy, ada dua tersangka lainnya, yakni Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hassanudin (HRS) dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ).

"Dalam perkara ini, RMY (Romahurmuziy) bersama-sama pihak Kemenag menerima suap untuk memengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi di Kemenag," ujar Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/3/2019).

Sementara itu, untuk pendalaman kasus tersebut, KPK menyegel beberapa ruangan Kemenag, salah satunya ruangan kerja Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.

KPK menduga ruangan yang disegel terdapat bukti-bukti untuk proses pengembangan kasus suap jual beli jabatan ini.

"Tim penyidik dan penyelidik menduga di dalam situ bukti-bukti yang mendukung pengungkapan kasus," ucapnya.

Sebelumnya, Romy terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Surabaya, Jawa Timur pada (15/3/2019). Usai gelar perkara, KPK menduga Romy menerima suap sebesar Rp300 juta dari pejabat Kemenag. (rnl)

Baca juga : Mantan Kepala Dinas Pendidikan Banjar Saeful Akbar Diperiksa KPK
Artikel Terkait
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Banjar Saeful Akbar Diperiksa KPK
KPK Tahan Dua Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Bakamla
Penangkapan Edhy Prabowo, Usainya Kemarau Panjang di KPK
Artikel Terkini
Selamat! Bos Indofarma Raih The Best CEO BUMN 2020, Ini Profil Arief Pramuhanto
Danpasmar 1 Ikuti Rakor Renaki II TNI AL Tahun 2020 Secara Virtual
Kasus Covid-19 Meningkat, Wiku Adisasmito Minta Semua Pihak Berbenah Diri
Pakar: Pemerintahan Sementara Bentukan Wenda Tidak Ada Dasarnya
Analisis Kemenangan Pasangan Pantas-Rizki dalam Pilkada di Mabar
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir