Hasto : PDIP, Simpatisan & Partai Koalisi Siap Menangkan Jokowi - Ma`ruf Amin
Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan PDIP, simpatisan,relawan serta partai koalisi sangat berperan memenangkan Joko Widodo – Ma’ruf Amin dan PDIP di Pemilu 2019.
Reporter: luska
Redaktur: very
Jakarta, INDONEWS.ID - Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan PDIP, simpatisan serta partai koalisi sangat berperan memenangkan Joko Widodo – Ma’ruf Amin dan PDIP di Pemilu 2019.
“PDIP sangat berkepentingan untuk memenangkan paslon Jokowi-KH Ma’ruf Amin secara kuat, efektif dan solid. Karena itulah, dalam rangka penguatan sistem presidensial, gambaran ideal terjadi apabila Golkar bisa menduduki posisi no 2, mengalahkan Gerindra, dan PKB no 3,” ujar Hasto dalam keterangan tertulis, Kamis (21/3/2019).
Selain itu, menurut Sekretaris TKN Jokowi – Ma’ruf ini jika koalisi partai pendukung Jokowi bisa bekerja secara bersama-sama serta efektif, maka hal ini akan berdampak pada naiknya elektoral partai pendukung Jokowi tersebut.
“Momentum Gerindra untuk turun drastis terbuka lebar, karena mereka hanya mengandalkan efek ekor jas, tanpa dukungan kekuatan teritorial. Dengan demikian kaki-kaki Gerindra bisa diminimkan kerjanya di lapangan. Disini tokoh-tokoh besar seperti dari NU, PKB, dan PPP bisa bergerak bersama membendung gerak-gerik HTI yang berada di belakang Prabowo-Sandi,” imbuhnya.
Menurut Hasto,suara Gerindra akan menurun didasarkan pada hasil survei Litbang Kompas, dimana dalam rentang waktu kampanye selama enam bulan, Prabowo-Sandi hanya mampu naik sekitar 4%.
“Bayangkan saja, dilengkapi dengan fitnah dan hoax, Prabowo-Sandi hanya mampu naik 4 % dalam waktu 6 bulan, dan sekarang tinggal 26 hari, Maka kami optimis Jokowi – KH Maruf Amin menang semakin tebal,” ungkap Hasto.
Elektoral PDIP yang tinggi, lanjut Hasto, akan jadi daya tarik dan daya dorong maksimum bagi Jokowi – KH. Ma’ruf Amin.
" Terlebih kami bersama Parpol KIK (Koalisi Indonesia Kerja) lainnya seperti Golkar, PKB, PPP dll memiliki basis kultural dan tradisisional yang kuat,” tandasnya. (Lka)