indonews

indonews.id

Jokowi Pilih Menteri dari Kalangan Muda, Bamsoet:Langkah Berani

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo(Bamsoet) menanggapi komposisi kabinet Jokowi mengatakan, Jokowi berani melakukan terobosan baru dengan memilih orang muda yang memiliki semangat melayani masyarakat.

Reporter: Mancik
Redaktur: very
zoom-in Jokowi Pilih Menteri dari Kalangan Muda, Bamsoet:Langkah Berani
Ketua MPR RI Periode 2019-2024 Bambang Soesatyo.(Foto:IST)

Jakarta, INDONEWS.ID - Presiden Joko Widodo telah menyusun kabinet pemerintahan periode 2019-2024. Jokowi tidak hanya memiliih anggota kabinet dari kalangan tua tetapi ia memilih dari kalangan untuk masuk dalam kabinet.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo(Bamsoet) menanggapi komposisi kabinet Jokowi mengatakan, Jokowi berani melakukan terobosan baru dengan memilih orang muda yang memiliki semangat melayani masyarakat. Ini merupakan bentuk kepercayaan Jokowi terhadap orang muda di Indonesia untuk bersama membangun bangsa.

"Itu kan sinyal dari presiden dan Presiden Jokowi telah memberikan kesempatan bagi kaum muda tidak boleh disiak-siakan oleh anak-anak muda kita," kata Bamsoet kepada media di Jakarta,Minggu,(27/10/2019)

Ia meyakani, pilihan Jokowi mengangkat orang sebagai menteri,tentu memiliki pendasaran tersendiri. Jokowi ingin memberikan kesempatan kepada orang muda untuk berbuat lebih kepada negara Indonesia.

Lebih lanjut Mantan Ketua DPR ini menjelaskan, penyusunan kabinet kali betul-betul keluar dari kebiasaan lama yang selama ini terjadi. Jokowi berani memilih orang-orang karena prestasi yang mereka miliki.

Bamsoet menyebutkan, kementerian pendidikan dan kebudayaan selama ini biasa dipegang oleh guru besar atau doktor yang telah lama mengabdi di dunia kampus. Tetapi, kali ini, Jokowi menunjuk orang muda, mantan CEO Gojek, Nadiem Makari.

Menurutnya, pilihan terhadap orang muda untuk juga mesti didukung. Orang muda pasti mampu bekerja menjawab visi dan misi presiden selama lima tahun ke depan.

"Menteri pendidikan misalnya, orang mungkin berpikir terbalik bahwa ini kan pendidikan harus dipimpin oleh seorang menteri yang senior, profesor, doktor. Tapi Pak Jokowi out of the box, dia melangsungkan langkah-langkah yang menurut sangat baik dan saya yakin hasil bagus karena menteri dipimpin anak muda itu menjual semangat muda dan baru dan selalu membawa pembaharuan," pungkasnya.*

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas