INDONEWS.ID

  • Senin, 09/12/2019 09:30 WIB
  • Kuasa Hukum: Kabareskrim Baru Harus Berani Ungkap Kasus Novel Baswedan Sebab Dibackup Jokowi

  • Oleh :
    • Rikardo
Kuasa Hukum: Kabareskrim Baru Harus Berani Ungkap Kasus Novel Baswedan Sebab Dibackup Jokowi
Novel Baswedan (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Kuasa Hukum Novel Baswedan, Saor Siagian menaruh harapan besar kepada Kabareskrim baru Inspektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera menuntaskan kasus kliennya.

Dengan status sebagai mantan ajudan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, ujar Saor, Sigit semestinya bisa lebih berani mengungkap kasus Novel. Sebab, bekingannya adalah Presiden Jokowi.

Baca juga : Begini Pengakuan Kuasa Hukum Nurhadi Cs soal Keberadaan Kliennya

"Dia (Sigit) di-backup oleh presiden. Saya kira, beliau diberi kesempatan mengungkap kasus ini. Kami harap, dia bisa bisa berani," ujar Saor lewat pesan singkat, Ahad, 8 Desember 2019.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menilai, embel-embel bekas ajudan presiden tak mempengaruhi Kabareskrim bisa atau tidak mengungkap kasus ini.

Baca juga : Kuasa Hukum Penggugat Pertanyakan Kinerja KPK dalam Kasus Gratifikasi di PN Jakarta Barat

"Soal mampu tidak mampu bukan soal pernah atau tidak jadi ajudan presiden. Itu hanya terkait bisa tidak menangkap pesan presiden dan mengeksekusinya secara maksimal," ujar ujar Anam saat dihubungi terpisah.

Selain kemampuan menangkap pesan dan mengeksekusi, lebih jauh, Anam mengungkit soal komitmen. "Kasus ini dimensinya banyak, soal teknis kejahatan berkategori terencana, pengalaman dan profesional. Jadi, soal lain yang dibutuhkan adalah komitmen," ujar dia.

Baca juga : PKS Sebut Penyerangan Novel Baswedan Karena Alasan Pribadi Tidak Masuk Akal

Kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan telah lebih dua tahun berlalu, tapi belum diketahui siapa pelakunya.

Presiden Jokowi berjanji menjawab perkembangan kasus penyiraman air keras Novel Baswedan setelah menerima laporan dari Kapolri Jenderal Idham Azis, Senin besok.

"Nanti saya jawab setelah saya dapat laporan dari Kapolri. Senin akan saya undang Kapolri," kata Jokowi seusai meresmikan Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi, Kota Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat, 6 Desember 2019.

Artikel Terkait
Begini Pengakuan Kuasa Hukum Nurhadi Cs soal Keberadaan Kliennya
Kuasa Hukum Penggugat Pertanyakan Kinerja KPK dalam Kasus Gratifikasi di PN Jakarta Barat
PKS Sebut Penyerangan Novel Baswedan Karena Alasan Pribadi Tidak Masuk Akal
Artikel Terkini
Cegah Covid-19, Kapolri Minta Masyarakat Tidak Melakukan Kegiatan yang Mengumpulkan Banyak Orang
Achmad Yurianto: Tidak Mudik Kunci Menghentikan Penyebaran Virus Corona
Kenang Arminsyah, Erick Thohir: Beliau Sosok yang Baik
Hadapi Covid-19, DPD Minta Pemerintah Pusat Perjelas Kewenangan Daerah
Soal Pimpinan KPK Minta Gaji Naik 300 Juta di Tengah Wabah Corona, Ini Penjelasannya
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
eowyn