INDONEWS.ID

  • Senin, 17/02/2020 21:34 WIB
  • Kejagung Minta Korporasi Melapor Jika Rekening Efeknya Terblokir Akibat Kasus Jiwasraya

  • Oleh :
    • Ronald T
Kejagung Minta Korporasi Melapor Jika Rekening Efeknya Terblokir Akibat Kasus Jiwasraya
Jiwasyara. (Foto: Ilustrasi)

Jakarta, INDONEWS.ID - Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah meminta kepada seluruh korporasi yang rekening efeknya terblokir penyidik agar segera melapor ke Kejagung untuk diklarifikasi dan dibuka kembali rekeningnya.

Dirinya mengakui selama tim penyidik menangani perkara tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya ratusan rekening telah diblokir oleh tim penyidik, karena diduga terkait dengan perkara yang merugikan keuangan negara sebesar Rp17 triliun tersebut.
 
"Total ada 212 rekening efek SID yang diblokir tim penyidik terkait kasus korupsi Jiwasraya," tuturnya, Senin (17/2/2020).
 
Meski demikian, Febrie mengimbau kepada pelaku pasar yang merasa rekening efeknya terblokir tim penyidik agar tidak perlu khawatir, karena selama rekening tersebut tidak terkait kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya, maka akan dibukakan oleh tim penyidik.
 
"Kepada para pelaku pasar, tidak perlu khawatir hal ini, karena kita menerima komplain atau klarifikasi apakah pemblokiran ini bisa kita teruskan atau tidak," katanya.
 
Febrie menjelaskan sejauh ini belum ada satupun rekening efek yang dibuka oleh tim penyidik, karena pihaknya masih menunggu para pelaku pasar agar melapor terlebih dulu ke Kejagung, sebelum dibuka rekeningnya.
 
"Sampai saat ini belum ada yang kami putuskan untuk dibuka, kami tetap tunggulah bagi yang terblokir agar tetap datang," tandasnya. (rnl)

Baca juga : Kasus Korupsi Jiwasraya, Kejagung Periksa 3 Pejabat OJK
Artikel Terkait
Kasus Korupsi Jiwasraya, Kejagung Periksa 3 Pejabat OJK
Jokowi Didesak Bongkar Dugaan Keterlibatan Bakrie Grup Dalam Kasus Jiwasraya
Soal Skandal Jiwasraya, Arief Poyuono: Kinerja OJK Buruk Dalam Mengawasi Pasar Keuangan
Artikel Terkini
Wacana Reshuffle Kabinet Jokowi, Tanggapan Menteri Erick Tohir Mengejutkan
Update Covid-19, Positif COVID-19 Bertambah 1.671, Total Jadi 74.018 Kasus
Pilot Terlibat Narkoba, Garuda: Kita Akan Dipecat, Tak Ada Toleransi!
Resuffle Kabinet Maju Mundur
KSAD Ceritakan Kronologi 1.280 Orang di Secapa AD Positif Corona
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gandalf