INDONEWS.ID

  • Selasa, 03/03/2020 16:01 WIB
  • Soal Virus Corona, Fadli Zon Ingatkan Terawan: Jangan Sok Hebat dan Sok Jagoan

  • Oleh :
    • Rikardo
Soal Virus Corona, Fadli Zon Ingatkan Terawan: Jangan Sok Hebat dan Sok Jagoan
Anggota DPR RI fraksi Gerindra Fadli Zon (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Anggota DPR RI fraksi Gerindra Fadli Zon mengingatkan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto untuk tidak bersikap sombong dalam menyikapi kasus virus corona atau Covid-19. Fadli menilai pernyataan Terawan yang tidak takut kepada virus corona dinilai arogan.

Hal ini disampaikan Fadli Zon dalam cuitan yang diunggah ke akun Twitter pribadinya, @fadlizon, pada Senin (2/3/2020).

Baca juga : Perangi Corona, Ini Beberapa Pesan Menyejukkan Habib Rizieq untuk Bangsa Indonesia

Dalam cuitan itu, Fadli Zon meminta pemerintah menanggapi kasus virus corona secara tepat dan terukur. Ia juga menyematkan tautan berita dari VIVAnews.com berjudul "Menkes: Difteri Saja Kita Enggak Takut, Apalagi Corona".

"Arogansi macam gini tak ada gunanya. Jangan sok hebat dan sok jagoan," cuit Fadli Zon, seperti dikutip Suara, Selasa (3/3/2020).

Baca juga : Korban Virus Corona Jadi 171 Orang, WHO Ingatkan Seluruh Dunia Harus Mengambil Tindakan

Wakil Ketua Umum Gerindra ini merasa melanjutkan, "Mari hadapi dengan terukur, dan cara-cara yang tepat. Tapi harus ada sense of emergency".

Bukan Kecolongan

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto enggan dianggap kecolongan pasca dua warga Depok, Jawa Barat, dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19, Senin (2/3/2020).

Ia menganggap pemerintah sudah waspada sejak awal virus corona muncul di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, akhir tahun 2019.

"Enggak ada istilah kecolongan, enggak ada. Kami sudah berjuang. Ini sudah berapa bulan. Terimakasih semuanya," kata Terawan saat konferensi pers di kantornya, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2020).

Meskipun sudah ada kasus perdana Covid-19, Terawan berharap seluruh elemen mulai dari pemerintah hingga masyarakat bisa tetap menjaga ketahanan kesehatan nasional. Malah ia sempat kebingungan ketika wabah Covid-19 dibuat sebegitu hebohnya di Indonesia.

"Padahal kita punya flu yang biasa terjadi pada kita. Batuk pilek angka kematiannya lebih tinggi daripada Corona, tapi kenapa ini bisa hebohnya luar biasa," ujarnya.

Ia juga sempat menyinggung banyaknya masyarakat yang menggunakan masker hingga stok di pasarannya melangka. Padahal menurutnya penggunaan masker hanya dilakukan oleh orang yang sakit.

"Coba sekarang, sudah orang pasti mau cari masker padahal sudah jelas masker itu untuk orang yang sakit," ujarnya.

"Pergi ke rumah sakit juga pasti juga akan diberi, minta saja diberi kalau dia sakit kalau sehat minta ke rumah sakit juga aneh, haknya orang sakit diambil.”*

 

Artikel Terkait
Perangi Corona, Ini Beberapa Pesan Menyejukkan Habib Rizieq untuk Bangsa Indonesia
Korban Virus Corona Jadi 171 Orang, WHO Ingatkan Seluruh Dunia Harus Mengambil Tindakan
Artikel Terkini
Kunjungan Kerja Ke Surabaya, Doni Monardo Dorong Peran Kampus Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru
Dukung Kesehatan di Masa Pandemi, Li Foundation Bagikan Pisang dan Kelapa Muda untuk Para Pesepeda
Mahfud MD Ungkap Alasan Menteri Lambat Cairkan Anggaran di Tengah Covid-19
Ini Dua Prediksi Rizal Ramli yang Terbukti Benar
Ini Strategi Banyuwangi Ketika Buka Kembali Sektor Pariwisata
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
eowyn