INDONEWS.ID

  • Sabtu, 14/03/2020 13:34 WIB
  • WHO Minta Pemerintah Indonesia Umumkan Darurat Nasional Virus Corona

  • Oleh :
    • Marsi Edon
WHO Minta Pemerintah Indonesia Umumkan Darurat Nasional Virus Corona
Ilustrasi virus corona.(Foto:Tempo.co)

Jakarta, INDONEWS.ID - Direktur Jenderal WHO Thedros Adhanom meminta pemerintah Indonesia untuk mengumumkan darurat nasional virus corona. Permintaan WHO dikirim melalui surat yang ditunjukkan langsung ke Presiden Jokowi dan ditandatangani oleh Thedros Adhanom sendiri.

Seperti dilansir Kompascom (13/03) surat ini diteruskan ke Kementerian Kesehatan dan Kementerian Luar Negeri. Keberadaan surat ini juga telah diakui oleh Pelaksana Tugas Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah.

Baca juga : Kementan Tegaskan Kalung Anti Virus Corona Bukan Vaksin

"Betul, kata Teuku Faizasyah kepada media,Jakarta, Sabtu,(14/03/2020)

Dalam surat resmi ditandatangani hedros Adhanom, WHO mendorong setiap negara untuk menangani penyebaran corona secara serius. Hal ini penting untuk mungurangi penyebaran virus tersebut.

Baca juga : Update Corona 27 Juni, Kasus Positif 1.385, Pasien Sembuh Menjadi 21.909

WHO juga mendorong pemerintah Indonesia untuk meningkatkan daya uji laboratorium untuk menguji pasien yang terindikasi penularan corona.

Selain itu, diperlukan langkah-langkah oleh pemerintah nasional untuk mencegah terjadi korban jiwa karena virus corona.

Baca juga : Kabar Baik, 11 Provinsi Tidak Melaporkan Penambahan Kasus Positif Covid-19

"Tingkatkan mekanisme respons darurat, termasuk mendeklarasikan darurat nasional," ungkap Thedros dalam suratnya.

Sementara itu, pemerintah Indonesia belum mengambil langkah untuk mengumumkan darurat nasional virus corona. Belum ada rencana pemerintah untuk mengambil keputusan sesuai dengan surat WHO.*

 

 

Artikel Terkait
Kementan Tegaskan Kalung Anti Virus Corona Bukan Vaksin
Update Corona 27 Juni, Kasus Positif 1.385, Pasien Sembuh Menjadi 21.909
Kabar Baik, 11 Provinsi Tidak Melaporkan Penambahan Kasus Positif Covid-19
Artikel Terkini
Wacana Reshuffle Kabinet Jokowi, Tanggapan Menteri Erick Tohir Mengejutkan
Update Covid-19, Positif COVID-19 Bertambah 1.671, Total Jadi 74.018 Kasus
Pilot Terlibat Narkoba, Garuda: Kita Akan Dipecat, Tak Ada Toleransi!
Resuffle Kabinet Maju Mundur
KSAD Ceritakan Kronologi 1.280 Orang di Secapa AD Positif Corona
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gandalf