INDONEWS.ID

  • Kamis, 19/03/2020 16:01 WIB
  • Update: Pasien Meninggal Akibat Corona Jadi 25 Orang, Positif 309

  • Oleh :
    • Rikard Djegadut
Update: Pasien Meninggal Akibat Corona Jadi 25 Orang, Positif 309
Juru Bicara pemerintah untuk penanganan corona Achmad Yurianto mengatakan jumlah pasien corona yang meninggal mencapai 19 orang. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta, INDONEWS.ID - Juru Bicara Pemerintah untuk penanggulangan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan ada penambahan jumlah angka kematian akibat Virus Corona di Indonesia.

Sampai 19 Maret pukul 12.00 WIB, jumlah pasien meninggal mengalami penambahan menjadi 25 orang.

Baca juga : Cegah Penularan Virus Corona, Pemerintah Siapkan Antisipasi Maksimal Arus Balik

Selain itu, ada penambahan sebanyak 82 orang kasus baru positif corona.

"Total kasus hari ini 309 orang" kata Yurianto dalam jumpa pers di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Rabu, 19 Maret 2020.

Baca juga : Doni Monardo: Hotel Karantina Penumpang Pesawat Luar Negeri Dapat Dibuka untuk Umum

Padahal kemarin, diketahui jumlah total pasien positif virus Corona sebanyak 227 orang.

Wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan kini Banten menjadi daerah dengan kasus positif terbanyak saat ini.

Baca juga : Antisipasi Varian Baru Corona, LaNyalla Dukung Kebijakan Tutup Pintu Sementara

DKI masih menjadi lokasi paling banyak ditemui kasus positif di Indonesia. Totalnya sekarang berjumlah 52 kasus positif Corona.*(Rikardo).

 

Artikel Terkait
Cegah Penularan Virus Corona, Pemerintah Siapkan Antisipasi Maksimal Arus Balik
Doni Monardo: Hotel Karantina Penumpang Pesawat Luar Negeri Dapat Dibuka untuk Umum
Antisipasi Varian Baru Corona, LaNyalla Dukung Kebijakan Tutup Pintu Sementara
Artikel Terkini
Perlu Penindakan Tegas Terhadap Kejahatan Penggunaan Alat Rapid Tes Bekas
TNI AL Selamatkan 27 ABK KM Sinar Mas yang Alami Kebakaran
KPK: Pembebastugasan 75 Pegawai Tidak Ganggu Kinerja
Kerap Banjir, LaNyalla Desak Proyek KIT Batang Dievaluasi
Kutuk Serangan Israel, Presiden Jokowi: Agresi Harus Dihentikan
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas