indonews

indonews.id

Para Pemimpin KTT LB G20 Lahirkan 4 Kesepakatan Perangi Covid-19

Para Pemimpin KTT LB G20 Lahirkan 4 Kesepakatan Perangi Covid-19

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: very
zoom-in Para Pemimpin KTT LB G20 Lahirkan 4 Kesepakatan Perangi Covid-19
Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa G20 secara virtual (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Para pemimpin negara G20, termasuk Presiden Jokowi, mengahadiri pertemuan KTT Luar Biasa KTT LB G20 secara virtual yang berlangsung pada Jum`at (27/3/2020).

Menariknya, KTT G20 kali ini, diikuti oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hingga Kelompok Bank Dunia (WBG), serta negara-negara undangan lainnya.

Sedikitnya ada empat kesepakatan sebagai hasil dari pertemuan extraordinary G20 itu. Pertama, memerangi pandemik.

Para pemimpin G20 berkomitmen untuk mengambil semua tindakan kesehatan yang diperlukan dan memastikan pembiayaan yang memadai untuk mellindungi orang, khususnya yang paling rentan terhadap pandemik Covid-19.

Kedua, mencegah terjadinya dampak negatif terhadap global economy dari pandemik virus corona.

Para pemimpin G20 berkomitmen untuk melakukan apa pun yang diperlukan dan menggunakan semua alat kebijakan yang tersedia untuk meminimalkan kerusakan ekonomi dan sosial dari pandemik, memulihkan pertumbuhan global, menjaga stabilitas pasar, dan memperkuat ketahanan.

"Kami saat ini sedang melakukan tindakan cepat dan kuat untuk mendukung ekonomi; melindungi pekerja, bisnis, terutama usaha mikro, kecil dan menengah, dan sektor-sektor yang paling terpengaruh; dan melindungi yang rentan melalui perlindungan sosial yang memadai," bunyi pernyataan itu.

Selain itu, lebih dari $ 5 triliun disuntikan ke dalam ekonomi global, sebagai bagian dari kebijakan fiskal yang ditargetkan.

Ketiga, global supply chain atau perdagangan internasional. Para pemimpin G20 akan bekerja untuk memastikan aliran pasokan lintas batas medis vital, produk pertanian, dan barang dan jasa lainnya.

Mereka juga berkomitmen untuk terus bekerja bersama untuk memfasilitasi perdagangan internasional guna mewujudkan lingkungan perdagangan dan investasi yang bebas, adil, tidak diskriminatif, transparan, dapat diprediksi dan stabil.

Kempat, cooperation membantu negara miskin untuk meningkatkan kerja sama global. Para pemimpin G20 akan bekerja dengan cepat dengan organisasi-organisasi internasional garis depan, seperti WHO, IMF, hingga WBG.

"Kami menyerukan semua organisasi ini untuk lebih meningkatkan koordinasi tindakan mereka, termasuk dengan sektor swasta, untuk mendukung negara-negara berkembang yang menghadapi guncangan kesehatan, ekonomi, dan sosial dari Covid-19," tambah pernyataan itu.*(Rikardo). 

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas