INDONEWS.ID

  • Rabu, 06/05/2020 17:30 WIB
  • 3 Warga Meninggal Dunia di Polewali Akibat Tanah Longsor

  • Oleh :
    • Rikard Djegadut
3 Warga Meninggal Dunia di Polewali Akibat Tanah Longsor
Ilustrasi Tanah Longsor (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Tiga orang warga tewas dalam bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Kelapa Dua, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (5/5) malam.

Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/5).

"Peristiwa yang terjaid pukul 22.00 WITA tersebut menelan korban jiwa sebanyak 3 warga meninggal dunia dan 4 lainnya luka-luka,"kata Raditya.

Selain itu, Raditya menyebut longsor tersebut juga menyebabkan satu unit rumah rusak berat, satu unit mobil dan empat unit sepeda motor tertimbun material longsoran.

"Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Polewali Mandar, bencana tersebut terjadi dipicu oleh intensitas hujan tinggi dan struktur tanah yang labil," tuturnya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Polewali Mandar, katanya, telah melakukan kaji cepat dan evakuasi para korban serta berkoordinasi dengan instansi dan unsur terkait untuk menangani bencana tersebut.

Dinas Pekerjaan Umum juga mengerahkan alat berat guna membersihkan material longsor dan membuka jalan yang sempat terputus.

Dalam sepekan terakhir, longsor terjadi di sejumlah daerah seiring peningkatan intensitas hujan meski saat ini tengah musim kemarau.

Misalnya, longsor di Poso, Sulawesi Tengah, yang mengakibatkan empat kecamatan terisolasi karena jalan raya yang tertimbun tanah, Senin (4/5).

Selain itu, longsor tebing gunung di Pidie, Provinsi Aceh, yang menyebabkan jalan yang menghubungkan antar kabupaten tertutup, Sabtu (2/5).

Ada pula bencana Longsor tanah dan batu di Kota Ambon, Maluku, yang mengakibatkan dua rumah warga di Kecamatan Sirimau (Kota Ambon) tertimbun, Senin (4/5). Namun, bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa.*(Rikardo)

Artikel Terkait
Artikel Terkini
Perlu Penindakan Tegas Terhadap Kejahatan Penggunaan Alat Rapid Tes Bekas
TNI AL Selamatkan 27 ABK KM Sinar Mas yang Alami Kebakaran
KPK: Pembebastugasan 75 Pegawai Tidak Ganggu Kinerja
Kerap Banjir, LaNyalla Desak Proyek KIT Batang Dievaluasi
Kutuk Serangan Israel, Presiden Jokowi: Agresi Harus Dihentikan
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas