INDONEWS.ID

  • Kamis, 25/06/2020 11:20 WIB
  • Bahas Politik Terkini di Tanah Air, Ormas Pendiri Golkar Temui Airlangga

  • Oleh :
    • very
Bahas Politik Terkini di Tanah Air, Ormas Pendiri Golkar Temui Airlangga
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Bendahara Umum Depinas SOKSI, Minadi Pujaya di Jakarta, Rabu (24/6). (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID -- Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menerima kunjungan para pimpinan Tri Karya atau ormas pendiri Partai Golkar di Jakarta, Rabu (24/6).

Kunjungan itu digelar dalam rangka acara silaturahmi sekaligus membicarakan konsolidasi internal dan isu-isu politik terkini di Tanah air.

Baca juga : Terima Pengurus Keluarga Besar Putra Putri Polri, Bamsoet Dukung Penegakan Hukum Berbasis Elektronik

Ketua Umum DPP Ormas MKGR Roem Kono mengatakan pertemuan tersebut membicarakan isu-isu sosial, politik maupun ekonomi dalam negeri.

"Pertemuan berlangsung hangat dan banyak-banyak diskusi-diskusi kami para pimpinan Tri Karya dengan DPP Partai Golkar yang nantinya akan ditindaklanjuti," ujar Roem Kono dalam keterangannya seperti dikutip detik.com.

Baca juga : Dukcapil Terbitkan Akta Kematian 53 Korban SJ-182

Roem Kono mengungkapkan pertemuan itu juga membahas terkait kebijakan tatanan kehidupan baru atau new normal serta regulasi di DPR. Pihaknya berharap seluruh regulasi yang dibuat oleh DPR bersama pemerintah bisa berjalan baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca juga : Paksa Siswa Kenakan Jilbab, Benny Susetyo Minta Mendikbud Beri Sanksi yang Tegas

"Fraksi Partai Golkar di DPR tentunya berjuang agar regulasi atau Undang-Undang yang dibuat oleh DPR bersama pemerintah bisa membuat kehidupan masyarakat semakin baik," ujarnya.

Terkait konsolidasi internal, Roem Kono mengatakan bahwa pertemuan tersebut juga membicarakan persiapan Partai Golkar menghadapi penyelenggaraan Pilkada Serentak yang akan digelar pada Desember 2020.

Terpisah, Bendahara Umum Depinas SOKSI, Minadi Pujaya mengatakan bahwa Rancangan Undang –undang Haluan Ideologi Pancasial (RUU HIP) telah men-downgrade Pancasila sebagai dasar negara. Karena itu, dia mendesak DPR dan Pemerintah untuk mencabut pembahasan RUU tersebut.

“RUU HIP ini men-downgrade Pancasila sebagai dasar negara kita yang sudah ada dalam Pembukaan UUD 45 menjadi hanya sebuah Undang-undang, apalagi Pancasila sampai menjadi Trisila bahkan Ekasila. Karena itu, sepatutnya pembahasan RUU ini dicabut,” ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, pemerintah melalui Menko Polhukam Mahfud MD meminta DPR RI untuk menunda pembahasan RUU HIP tersebut. 

Diketahui pada alam pertemuan itu, tampak mendampingi Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto di antaranya Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus, Bendahara Umum DPP Partai Golkar Dito Ganinduto, serta para Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, seperti Agus Gumiwang Kartasasmita, Azis Syamsuddin dan Ahmad Doli Kurnia. Hadir pula Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) di DPR Kahar Muzakir dan Ketua DPP Partai Golkar bidang MPO Meutya Hafid.

Dari jajaran Tri Karya hadir Ketua MPO Kosgoro 1957 HR Agung Laksono, Plt Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Syamsul Bachri, Ketua Umum DPP Ormas MKGR Roem Kono, Ketua Umum Depinas SOKSI Ali Wongso Sinaga dan Bendahara Umum Depinas SOKSI Dr Minadi Pujaya. (Very)

Artikel Terkait
Terima Pengurus Keluarga Besar Putra Putri Polri, Bamsoet Dukung Penegakan Hukum Berbasis Elektronik
Dukcapil Terbitkan Akta Kematian 53 Korban SJ-182
Paksa Siswa Kenakan Jilbab, Benny Susetyo Minta Mendikbud Beri Sanksi yang Tegas
Artikel Terkini
Terima Pengurus Keluarga Besar Putra Putri Polri, Bamsoet Dukung Penegakan Hukum Berbasis Elektronik
Dukcapil Terbitkan Akta Kematian 53 Korban SJ-182
Paksa Siswa Kenakan Jilbab, Benny Susetyo Minta Mendikbud Beri Sanksi yang Tegas
Sultan Najamudin Minta Potensi Wakaf Dioptimalkan untuk Kesejahteraan Rakyat
Sektor Pertanian Mesti Perhatian Utama untuk Ketahanan Pangan Nasional
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir