Peneliti Minta Pemerintah Pastikan Aplikasi PeduliLindungi Aman dari Peretas
Melihat upaya pemerintah ini, Peneliti dari lembaga riset Communication and Information System Security Research Center, Pratama Pershada meminta pemerintah memastikan keamanan aplikasi PeduliLindungi dari upaya peretasan.
Reporter: Mancik
Redaktur: very
Jakarta, INDONEWS.ID - Pemerintah terus melakukan upaya menangani pandemi Covid-19. Salah satunya, menyediakan platform aplikasi PeduliLindungi untuk mengecek penerima vaksin Covid-19.
Melihat upaya pemerintah ini, Peneliti dari lembaga riset Communication and Information System Security Research Center, Pratama Pershada meminta pemerintah memastikan keamanan aplikasi PeduliLindungi dari upaya peretasan. Hal ini karena platform seperti rawan diretas untuk kepentingan tertentu.
""Prinsipnya penggunaan aplikasi untuk membantu percepatan proses vaksinasi sangat kita dukung, apalagi aplikasi ini memang sejak awal dibuat untuk membantu menanggulangi Covid-19," kata Pratama Persadha kepada media seperti dilansir detik.com, Jakarta, Minggu,(3/01/2020)
Diketahui, aplikasi PeduliLindungi menyertakan NIK bagi masyarakat yang akan divaksin. Keberadaan data pribadi ini membuka bagi peretas untuk mencuri data tersebut dari aplikasi yang ada.
Dalam rangka mengantisiasi peretasan tersebut, Pratama Persadha mengingatkan kepada pemerintah agar menjamin keamanan aplikasi tersebut. Dengan demikian, data pribadi masyarakat tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
"Namun karena ini menggunakan teknologi yang selalu terbuka peluang diretas, pemerintah harus menjadikan keamanan aplikasi sebagai perhatian serius," tutupnya.*