INDONEWS.ID

  • Minggu, 31/01/2021 18:42 WIB
  • Mendagri Optimis Percepatan Vaksinasi Covid-19 Hasilkan Herd Immunity

  • Oleh :
    • Mancik
Mendagri Optimis Percepatan Vaksinasi Covid-19 Hasilkan Herd Immunity
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.(Foto:Istimewa)

Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, optimis percepatan vaksinasi Covid-19 dapat menghasilkan kekebalan kelompok atau herd immunity.

"Vaksinasi ini tidak hanya sekedar untuk melakukan proteksi perorangan, tapi juga dalam rangka membangun kekebalan kelompok atau herd immunity. Prinsip herd immunity ini adalah minimal 2/3 dari populasi harus memiliki antibody pada time frame yang sama, sehingga program vaksinasi ini kuncinya adalah kecepatan," kata Tito sela-sela persiapan Rapat Koordinasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19, Sabtu (30/1/21).

Baca juga : Pj Bupati Maybrat Pimpin Rapat dengan BPK Terkait Laporan Keuangan Pemda TA 2023


Pada kesempatan tersebut, ia mengatakan, sebagai negara yang menganut sistem desentralisasi, dibutuhkan kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk melaksanakan program vaksinasi dengan cepat, termasuk kerja sama dengan unit pemerintahan ditingkat desa.

"Untuk mendukung percepatan ini, tentu harus ada kerja sama antara pusat dan daerah, karena kita memiliki sistem politik pembagian kekuasaan, dimana ada Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, bahkan Pemerintah Desa, yang mana Kepala Desanya adalah pejabat politik karena dipilih oleh rakyat dan memiliki anggaran sendiri (APBDes),” tutur Mendagri Tito.

Baca juga : Entry Meeting BPK, Mendagri Tito: SIPD Bisa Jadi Data Pendukung dalam Pemeriksaan Keuangan

Kekompakan dalam menyukseskan program vaksinasi menjadi bagian yang tak kalah penting untuk dilakukan. Di bawah komando Menteri Kesehatan, semua stakeholder, kepala daerah dan otoritas daerah dan non pemerintah, dipandang perlu mendukung program vaksinasi agar masyarakat terbebas dari pandemi Covid-19.

"Kekompakan antara pusat daerah ini menjadi kunci, dengan di bawah komando tentunya Bapak Menkes, kita semua kementerian/lembaga pasti akan mendukung apapun juga kebijakan dari Bapak Menkes,” katanya.

Baca juga : Menteri Tito: PLBN Jagoi Babang Perwujudan Kawasan Perbatasan yang Tertib

Dalam kesempatan yang sama, Mendagri Tito juga meminta kepala daerah untuk mendukung proses vaksinasi, mulai dari kelancaran dan keamanan distribusi, pelaksanaan vaksinasi termasuk vaksinator, hingga pasca vaksinasi dilakukan.

"Nah, dalam konteks kesehatan, yang paling utama adalah mendukung program vaksinasi, pelaksanaan vaksinasi ini kita harapkan bisa cepat dan aman. Maka yang perlu dihitung betul secara rinci adalah kesiapan infrastruktur vaksinasi, kemudian yang berikutnya lagi adalah mengenai masalah vaksinator, sarana prasarana, target yang akan divaksinasi, dan mitigasi KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi),” pungkasnya.*

Artikel Terkait
Pj Bupati Maybrat Pimpin Rapat dengan BPK Terkait Laporan Keuangan Pemda TA 2023
Entry Meeting BPK, Mendagri Tito: SIPD Bisa Jadi Data Pendukung dalam Pemeriksaan Keuangan
Menteri Tito: PLBN Jagoi Babang Perwujudan Kawasan Perbatasan yang Tertib
Artikel Terkini
Lonjakan Suara PSI Tak Masuk Akal, Koalisi Masyarakat Sipil: Masifkan Tenanan Publik untuk Hentikan Despotisme dan Dinasti Politik
BNPP Tingkatkan Koordinasi dan Fasilitasi Pengelolaan Pulau-Pulau Kecil Terluar di Kepulauan Riau
Realese Single Album Kelima, Ry Hyori ingin `Bintang` Jadi Inspirasi banyak Orang
Menteri ATR/Kepala BPN: Selamat Ulang Tahun ke-62 Kopaska
Direktur Pol PP dan Linmas Kemendagri Hadiri Upacara Gelar Pasukan Memperingati HUT ke-74
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas