indonews

indonews.id

Dukung Vaksinasi Door to Door, Jokowi: Ini Bagus Sekali

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendukung adanya program vaksinasi dari rumah ke rumah dengan mendatangi rumah warga yang ingin segera mendapatkan suntikan vaksin. Program vaksinasi dari rumah ke rumah dinilai bagus oleh Presiden karena dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: very
zoom-in Dukung Vaksinasi Door to Door, Jokowi: Ini Bagus Sekali
Presiden Joko Widodo (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendukung adanya program vaksinasi dari rumah ke rumah dengan mendatangi rumah warga yang ingin segera mendapatkan suntikan vaksin. Program vaksinasi dari rumah ke rumah dinilai bagus oleh Presiden karena dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Bagus. Door to door ini bagus artinya kita mendatangi dari rumah ke rumah yang ingin vaksin segera disuntik. Saya kira program dari rumah ke rumah ini bagus sekali. Terima kasih juga untuk Ketua RT yang juga telah ikut berpartisipasi mendorong warganya agar ikut vaksinasi,” ucap Presiden saat berdialog dan meninjau acara vaksinasi untuk pelajar dan vaksinasi dari rumah ke rumah melalui konferensi video pada Rabu, 14 Juli 2021.

Badan Intelijen Negara (BIN) turut mendukung program vaksinasi dari rumah ke rumah dengan mengikutsertakan tenaga medis dari BIN mendatangi perumahan warga di Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo.

Deputi Bidang Intelijen Luar Negeri BIN, Mayjen TNI Agoes Joesni, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mencari dan mendeteksi masyarakat yang berkeinginan untuk segera mendapatkan vaksin tetapi terhambat jarak atau administrasi lainnya.

“Ternyata jumlahnya lumayan banyak, di RT 06 ada 400 warga. Sebanyak 200 orang sudah vaksin, sedangkan 200 lainnya masih kami cari satu per satu yang berniat untuk di vaksin,” ujar Mayjen TNI Agoes Joesni.

Mayjen TNI Agoes Joesni juga melaporkan bahwa dengan adanya program vaksinasi dari rumah ke rumah, BIN berkesempatan untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat berupa sembako dan vitamin secara lengkap. Selain itu, melalui program ini pendataan bagi masyarakat yang memiliki penyakit bawaan juga dilakukan.

“Di RT 06 ini ternyata sebagian besar masyarakat penyakitnya hipertensi dan diabetes. Ini yang menghalangi beberapa orang tidak bisa melaksanakan vaksinasi,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga melakukan dialog dengan warga dan Ketua RT 06/RW 07 Kelurahan Cijantung. Kepala Negara mengucapkan terima kasih dan meminta Ketua RT terus mendorong warga untuk segera di vaksin.

“Berapa banyak yang di vaksin Pak RT?” tanya Presiden.

“Untuk hari ini, baru ada sekitar 40 warga pak, yang hari ini saja. Tapi kita masih terus jalan pak. Yang sudah di vaksin sekitar 200 warga, tapi berhubung adanya penyakit yang diabetes sama darah tinggi, sehingga masih menunggu dulu biar agak sembuh dulu sampai baru bisa di vaksin kembali,” jawab Ketua RT 06.

“Baik Pak RT terima kasih. Jadi tolong didorong terus warganya untuk mengikuti program vaksinasi sebanyak-banyaknya. Terima kasih Pak RT,” ujar Presiden.

Perlu diketahui, vaksinasi bagi pelajar dan program vaksinasi dari rumah ke rumah dilaksanakan di 14 provinsi daerah episentrum. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menyasar 49 ribu yang terdiri atas 15 ribu pelajar SMP, 15 ribu pelajar SMA, dan 19 ribu masyarakat peserta vaksinasi dari rumah ke rumah.

Manfaatkan Fasilitas Warga

Sebelumnya, dalam rangka mendukung program percepatan vaksinasi nasional Covid-19, Polsek Pasar Minggu menggandeng Rumah Sarwono menggelar vaksinasi massal dengan target 1.000 warga selama dua hari pada 14-15 Juli 2021.

Rumah dengan luas lahan sekitar 8.000 meter persegi dengan gaya khas Jawa bernama "Rumah Sarwono" itu berada di Jalan Raya Pasar Minggu, Pejaten Timur, Jakarta Selatan.

Selain Rumah Sarwono, beberapa Minggu sebelumnya, kegiatan vaksinasi massal juga diadakan di "Rumah Saya" yang juga disediakan fasilitasnya oleh Rio Sarwono.

Ketua Panitia Vaksinasi, Dani Sarwono mengatakan partisipasi dalam vaksinasi massal itu diharapkan mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat vaksinasi. Dimana sesuai arahan presiden, vaksinasi Covid-19 titargetkan 1 juta per hari.

Ia pun mengharapkan penyediaan lokasi vaksinasi tersebut juga memudahkan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan suntikan vaksin COVID-19, sehingga segera tercipta herd immunity.

"Kami bekerja sama dengan Polsek dalam rangka vaksinasi masyarakat supaya sesuai pesan Presiden targetnya satu juta per hari. Kami ingin mendukung percepatan vaksinasi," ucap Dani di lokasi kegiatan, Rabu, (14/7/21).

Hal senada juga disampaikan Kepala Polsek Pasar Minggu Komisaris Polisi Bambang Handoko. Ia mengatakan per hari pihaknya menargetkan sebanyak 500 warga yang divaksin.

"Ini dalam rangka mempercepat penanganan COVID-19. Per hari kami targetkan 500 vaksinasi," kata Kompol Bambang Handoko.

Menurut Kompol Bambang, peserta vaksinasi sebelumnya sudah didata oleh Bhabinkamtibmas dan komunitas termasuk melibatkan RT/RW untuk vaksinasi massal tersebut.

Adapun jenis vaksin yang digunakan, jelasnya, adalah menggunakan vaksin merek Sinovac dengan sasaran vaksinasi warga berusia 18 tahun ke atas.

Sedangkan petugas medis dan vaksinator berasal dari Polsek Pasar Minggu dan didukung relawan kesehatan.

Pada kesempatan itu, Kompol Bambang secara khsusus mengapresiasi partisipasi dan kontribusi Rio Sarwono, salah satu tokoh nasional yang menyediakan rumahnya untuk lokasi vaksinasi warga Pasar Minggu dan sekitarnya.

"Kami berikan apresiasi yang besar kepada pemilik Rumah Sarwono, Rio Sarwono. Dengan begitu kami mudah melakukan jemput bola dan vaksinasi kepada masyarakat yang mungkin sulit dalam mobilitas ke sentra vaksinasi," ungkapnya.*

 

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas