indonews

indonews.id

Sikapi Covid-19, Presiden Direktur CNAF: Pandemi Ini Blessing in Disguise

Sikapi Pandemi C19, Presdir CNAF: Ini Blessing in Disguise

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: very
zoom-in Sikapi Covid-19, Presiden Direktur CNAF: Pandemi Ini Blessing in Disguise
Presiden Direktur CIMB Niaga Finance, Ristiawan Suherman (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Sudah hampir dua (2) tahun Indonesia dihantam pandemi corona virus deseases 2019 atau covid-19. Akibanya, hampir semua sektor dipastikan terdampak.

Pemerintah tidak tinggal diam. Selain kampanye massal seperti memakai masker, menjaga jarak, mencudi tangan dengan sabun (3M), pemerintah juga meluncurkan beragam kebijakan muali dari penerapan PSBB, PPKM hingga program vaksinasi nasional.

Beragam "bongkar-pasang" kebijakan dengan berbagai istilah itu tak lain adalah upaya dalam rangka mengeluarkan Indonesia dari jebakan pandemi covid-19. Sehingga, aktivitas warga kembali normal dan ekonomi Indonesia kembali bangkit dan tumbuh.

Selain pemerintah, sektor swasta juga harus berani mengambil langkah berani menghadapi pandemi covid-19, sehingga denyut nadi usaha terus tetap berjalan di tengah keterbatasan pergerakan akibat penerapan PSBB ataupun PPKM.

Salah satunya dilakukan PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF), sebuah entitas usaha dari PT Bank CIMB Niaga Tbk yang bergerak dalam bidang pembiayaan kendaraan roda empat.

Presiden Direktur CIMB Niaga Finance, Ristiawan Suherman mengatakan bahwa dirinya melihat pandemi covid-19 sebagai "blessing in disguise". Alasanya, pandemi covid-19 mempercepat proses transformasi digital, persis seperti yang terjadi pada perusahaan yang dipimpinnya.

Demikian dikatakan Ristiawan di sela-sela pelaksanaan program vakasinasi yang digelar CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) bekerjasama dengan Balai Sarwono, Polsek Pasar Minggu, serta didukung Kemenkes di Balai Sarwono, Jakarta Selatan, Sabtu (7/8/21).

"Pandemi ini mempercepat proses transformasi digital. Jadi ini adalah blasing in disguise. Kita memberanikan diri untuk mempercepat proses transformasi proses di perusahan secara digitalisasi. Dan ini bagus, positif," kata Ristiawan.

Menyikapi dampak yang diakibatkan oleh virus yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China ini, sosok yang aktif di Komunitas Harley Owners Group (HOGERS) Indonesia ini menambahkan, dirinya justru melihat pandemi covid-19 dari sisi positifnya.

Wakil Ketua HOGERS Indonesia ini membeberkan, pandemi covid-19 membuat perusahaanya berani melakukan berbagai langkah strategis seperti mempercepat proses digitalisasi dengan menerapkan work from home bagi karyawan. Stretegi ini tentu sangat efektif menekan biaya operasional perusahaan dan lain-sebagainya.

"Positifnya adalah apa? proses digitalisasi di perusahan dipercepat yakni work from home. Hal ini membuat biaya operasional menurun. Selain itu, dari sisi pembiyaan kita meningkat 17 persen," tutur Ristiawan.

CIMB Niaga Finance juga, ungkap alumnus STIA LAN jurusan managemen proyek ini meneruskan, semakin fokus dalam memberikan pengalaman bertransaksi yang aman dan nyaman dalam pengajuan pembiayaan melalui platform digital kepada nasabah.

Antara lain, Ristiawan menyebutkan hadirnya fitur CNAF Mobile, pelayanan nasabah digital (Digital CS), tandatangan digital (Digital Signature) dan verifikasi berbasis Geotagging.

Presiden Direktur CIMB Niaga Finance, Ristiawan Suherman bersama Pemimpin Redaksi Indonews.id, Asri Hadi (Foto: Ist)

Dengan beragam fitur tersebut, tambah sosok yang memulai karirnya di perusahaan pembiayaan sejak 1998, nasabah dapat melakukan pengajuan pembiayaan tanpa harus datang ke cabang atau interaksi langsung di masa pandemi COVID-19 ini.

Bahkan nasabah dapat merasakan proses yang sangat cepat dan simple hanya dengan satu genggaman (melalui smartphone). "Hal ini sekaligus wujud komitmen kami sebagai perusahaan pembiayaan yang mengutamakan customer experience," imbuh Ristiawan.

Dukung Program Pemerintah

Lebih lanjut pria yang pernah berkarya di City Bank selama 2006 hingga 2010 ini menjelaskan bahwa pandemi covid-19 melumpuhkan tak hanya pada sektor kesehatan, namun juga pada perekonomian. Sehingga menurutnya, upaya melawan virus ini merupakan usaha bersama: pemerintah dan segenap elemen masyarakat.

Atas alasan itulah, terang Ristiawan, perusahaanya mengelar program vaksinasi covid-19 bagi karyawan CNAF, nasabah, rekanan dealler dan masyarakat umum di Balai Sarwono pada Sabtu (7/8/21).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi kolaborasi CIMB Niaga Finance (CNAF), Kapolsek Pasar Minggu dan Balai Sarwono serta didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).


Finance & Strategy Director CIMB Niaga Finance, Imron Rosyadi (kiri) dan President Director CIMB Niaga Finance, Ristiawan Suherman (tengah)

Ristiawan menegaskan bahwa program Vaksinasi COVID-19 ini bertujuan mendukung program akselerasi vaksinasi COVID-19 pemerintah guna menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) menuju pemulihan ekonomi nasional.

"Dengan vaksinasi, pemulihan ekonomi sangat cepat dan kita sadar bahwa ini bukan hanya kerja pemerintah. Ini harus tugas semua elemen masyarakat. Nah kita sebagai industri pembiayaan juga terpanggil untuk bisa membantu pemerintah mengakselerasi program vaksinasi di Indonesia, khususnya di DKI," pungkas Ristiawan.

Program vaksinasi COVID-19 tahap selanjutnya, Ristiawan mengungkapkan, akan dilaksanakan di beberapa kota besar lainnya dimana kantor cabang CIMB Niaga Finance beroperasi.

“Program vaksinasi ini merupakan bentuk kontribusi CIMB Niaga Finance pada penanggulangan pandemi COVID-19 di Indonesia. Penanganan COVID-19 bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab sosial bersama termasuk sektor swasta,” ujar pria yang memulai karirnya di CIMB Niaga sejak 2015 ini.

Lebih lanjut, Ristiawan berharap, kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan perusahaannya dapat memotivasi dan mendorong lembaga dan perusahaan lainnya untuk melakukan hal serupa.

"Mudah-mudahan aktivitas ini akan menjadi motivasi buat teman-teman di industri lain untuk melakukan hal yang sama. Kita bisa bayangkan kalau seluruh industri lainnya melakukan hal serupa, maka imunitas kelompok pasti segera tercapai dan ekonomi kembali pulih,"

Sebagai informasi, pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 tahap pertama dilaksanakan 7 Agustus 2021 di Balai Sarwono Jl Madrasah no.14 Cilandak Timur, Jakarta Selatan dengan menargetkan sebanyak 1.000 masyarakat yang divaksin.*(Rikard Djegadut).

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas