Ini Keuntungan bagi Kedua Negara! Dubes Herry Sudradjat bersama Pemerintah Mozambique Resmikan Indonesia Mozambique Business Council
Duta Besar Indonesia untuk Mozambik Merangkap Malawi, Herry Sudradjat bersama Wakil Menteri Perdagangan Mozambique Bidang Kerja Sama Internasional, dan Fernando Bilale membunyikan alat musik angklung bersama-sama pada peringatan hari angklung ke-100 tahum 2021 bertempat di Hotel Gloria-Maputo pada 11 November 2021.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: very
Maputo, INDONEWS.ID - Duta Besar Indonesia untuk Mozambik Merangkap Malawi, Herry Sudradjat bersama Wakil Menteri Perdagangan Mozambique Bidang Kerja Sama Internasional, dan Fernando Bilale membunyikan alat musik angklung bersama-sama pada peringatan hari angklung ke-100 tahum 2021 bertempat di Hotel Gloria-Maputo pada 11 November 2021. Selain itu, kehadiran para perwakilan itu sekaligus menandakan resminya berdiri Indonesia Mozambique Business Council (IMBC).
IMBC dipimpin oleh Fernando Bilale, seorang pengusaha di bidang IT, yang memiliki koneksi kuat dengan pemerintah dan jaringan luas di kalangan pengusaha Mozambique.
Duta Besar RI Herry Sudradjat dalam kata sambutannya antara lain menyatakan bahwa setelah 30 (tiga puluh) tahun hubungan diplomatik Indonesia-Mozambique, sudah waktunya (timely) kedua negara meningkatkan hubungan melalui peningkatan people-to-people dan business-to-business contacts.
Selain itu juga mencermati nilai perdagangan bilateral yang masih perlu ditingkatkan. Dan bahwa Presiden Republik Indonesia dalam pidatonya tahun 2019 menekankan pentingnya Indonesia meningkatkan hubungan dengan negara-negara di Afrika.
"Sehubungan dengan itu, KBRI Maputo setelah pada tahun 2019 menyaksikan penandatangan Preferential Trade Agreement antara Indonesia dan Mozambique, maka pada tahun 2021 Duta Saya, selaku Duta Besar RI untuk Mozambique meresmikan berdirinya Indonesia Mozambique Business Council," kata Dubes Herry.
Sementara itu, wewakili Menteri Industri dan Perdagangan Mozambique, Direktur Jenderal Kerja Sama Perdagangan Internasional, Mr. Claire Zimba, antara lain mengemukakan bahwa Pemerintah Mozambique sangat antusias menyambut berdirinya IMBC, setelah akan berlakunya Preferential Trade Agreement kedua negara.
Dirjen Claire Zimba setuju keinginan Duta Besar RI bahwa nilai perdagangan dan ekonomi kedua negara harus dapat lebih ditingkatkan di berbagai bidang, dan kementerian telah bertekad untuk mengawal kesepakatan PTA kedua negara agar dapat berjalan dengan baik sesuai keinginan bersama.
Pada tempat yang sama, Duta Besar Mozambique untuk Indonesia, Y.M. Belmiro Jose Malate menyampaikan kata sambutan melalui rekaman video dan diputarkan di layar hotel, mengungkapkan kegembiraannya bahwa keinginan Duta Besar RI terwujud dengan diresmikannya IMBC pada 11 November 2021.
Duta Besar Malate yang telah bertugas cukup lama di Indonesia, mengakui kemajuan pembangunan yang dicapai oleh Indonesia dan berharap bahwa PTA dan IMBC akan meningkatkan hubungan kedua negara pada level yang lebih tinggi di bidang ekonomi dan perdagangan.
Duta Besar Malate berharap keanggotaan IMBC para pengusaha Mozambique akan terus bertambah, selain menambah wawasan tentang kemajuan Indonesia, juga lebih memahami hubungan kedua negara yang telah berlangsung 30 tahun ke arah yang lebih baik.
Mr. Fernado Bilare, sebagai ketua yang pertama organisasi Indonesia Mozambique Business Council, antara lain menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Duta Besar RI, dan dukungan dari Duta Besar Mozambique, untuk memimpin organisasi yang dinilainya penting dapat meningkatkan kesejahteraan bagi kedua negara.
Mr. Bilale juga berterima kasih kepada para pengusaha yang telah hadir atas undangan pihaknya dan KBRI Maputo. Ia berjanji bahwa di bawah kepempimpinannya, IMBC akan berupaya untuk memenuhi keinginan pemerintah Indonesia dan Mozambique, yaitu pemahaman yang lebih baik antara masyarakat dan terjadinya peningkatan nilai ekonomi dan perdagangan di berbagai sektor.
Acara dihadiri oleh 100 tamu terdiri dari pejabat tinggi pemerintahan, mantan menteri industri dan perdagangan (Prof. Dr. Ragendra Sousa, yang bersama mantan menteri perdangan Indonesia-Enggartiasto Lukito menandatangani PTA Indonesia-Mozambique), pengusaha BUMN (CEO Perusahaan Listrik Mozambique), pimpinan Asosiasi Pengusaha Mozambique, CEO Bank ABSA (bank terbesar di Mozambique), CEO sejumlah perusahaan berbagai industri di Mozambique, pimpinan Buzy Hydrocarbon Indonesia, dan Konsul Kehormatan RI untuk Malawi.
Peresmian berdirinya IMBC juga dimeriahkan dengan tarian Jali-Jali, pemutaran film tentang kemajuan pembangunan Indonesia, film pendek tentang Papua dan tarian Papua yang dibawaka oleh murid-murid Institut Seni dan Budaya Mozambique, permainan musik dan biola yang dibawakan oleh pemusik KBRI dan Institut Seni dan Budaya Mozambique, dan ditutup dengan workshop angklung yang memainkan lagu Ibu Kita Kartini.*