Akhirnya, Kemenhub Izinkan Boeing 737 Max 8 Kembali Mengudara
Akhirnya, Kemenhub Izinkan Boeing 737 Max 8 Kembali Mengudara
Reporter: luska
Redaktur: very
Jakarta, INDONEWS.ID - PSAPI sebagai lembaga pusat pembelajaran penerbangan Indonesia kembali memulai acara webinar nya pada 5 Januari 2022, Webinar via zoom tersebut dihadiri oleh Marsekal TNI (PURN) Chappy Hakim - Chairman Indonesia Center for Air Power Studies, Capt. Djantun Prijanto - Boeing 737 MAX Instructor, Agustinus B. Hartono - Kasubdit Sertifikasi Pesawat Udara, DR. Tommy Andoko - Cyber Safety & Security In Aviation, DR. Soerjanto Tjahjono - Ketua KNKT, Sofian Pulungan - Pakar Asuransi Penerbangan.
Pentingnya kembali meningkatkan aspek keselamatan dalam setiap komponen di dunia penerbangan, pilot sebagai pembawa kendali sebuah pesawat harus tetap mempertahankan manual flying-nya, agar ketika saat sistem otomatis pada pesawat terjadi kegagalan dapat ditangani dengan baik.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Pusat Studi Air Power Indonesia Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim.
Kemudian Kepala Subdit Sertifikasi Pesawat Udara Agustinus Budi Hartono mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi dari segi rancangan seperti flaps, sisi operasi, serta sistem MCAS. Dalam evaluasi tersebut, Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) berkerja sama dengan Federal Aviation Administrasion (FAA) & Boeing demi evaluasi keselamatan yang maksimal.
Ketua KNKT Dr. Ir. Soerjanto Tjahjono yang menangani secara langsung kasus Boeing 737 Max beberapa tahun lalu menyampaikan, MCAS pada dasarnya sangat penting dalam membantu kinerja seorang pilot ketika pesawat mengalami stall. Evaluasi yang dilakukan oleh DKPPU terhadap 737 Max memang sangat dibutuhkan dalam meningkatkan validasi keselamatan penerbangan 737 Max yang beroperasi di Indonesia.
Selain itu, DKPPU telah mendelegasikan pilot pengujinya Captain Meddy Yogastoro sebagai penguji sertifikasi Boeing 737 Max 8, telah melakukan uji 43 item pada sistem 737 Max 8, agar sesuai standar regulasi keselamatan penerbangan Indonesia.
Perlu diketahui bahwa di Indonesia hanya ada dua operator penerbangan saja yang mengoperasikan Boeing 737 Max 8 yaitu Garuda Indonesia dan Lion Air, untuk diketahui bahwa Garuda Indonesia tidak akan mengoperasikan seluruh armada Boeing 737 Max 8 miliknya, sedangkan Lion Air akan menerbangkan 9 armada Boeing 737 Max 8 miliknya dengan dilakukan bertahap 2 armada terlebih dahulu pada awal tahun 2022 ini.
Dalam sesi tanggapan, Dr. Tommy Tamtomo menanggapi bahwa Indonesia harus memiliki sebuah memiliki lembaga yang meriset sebuah sistem perangkat lunak dan juga adanya kemampuan software engineer pesawat bagi para teknisi pesawat.
Regulator harus menyatukan antara sub sistem operator dan manufaktur agar terjadi keseimbangan dalam sub sistem, demi tercapainya keselamatan penerbangan di Indonesia. (Lka)