Merawat Itu Lebih Susah daripada Membangun
Warga duduk bersila memenuhi jalan utama yang berada di perumahan tersebut. Acara ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng.
Reporter: very
Redaktur: very
Jakarta, INDONEWS.ID - Warga Duren Baru Permai Blok B1- B9, dan Blok C, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua, tumpah ruah di jalan menggelar acara “Syukuran Selesainya Pengecoran Jalan” di blok tersebut pada Sabtu malam (5/11).
Warga duduk bersila memenuhi jalan utama yang berada di perumahan tersebut. Acara ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng.
Hadir dalam acara ini, Ketua RT 06 RW 06 Duren Baru Permai, Bukhori, Ketua DKM Ustads Rendi Hermawan, dan para sesepuh Perumahan Duren Baru Permai seperti Abah Suprhatin, Ketua Perdana Paguyuban Duren Baru Permai, Pak Zainal, Pak Ellard Ahid, dan tak ketinggalan Ketua Koordinator Warga Blok A, Marsedanius Sampe.

Sebulan lalu, tepatnya di tanggal 5 Oktober, mulai dilakukan pengecoran jalan di blok tersebut. Lihat berita: https://indonews.id/artikel/327926/Pengecoran-Jalan-di-Perumahan-Duren-Baru-Permai-Molen-e-Wes-Teko/.
Kini, pada 5 November, genap sudah sebulan usai pengecoran. Kini, jalan tersebut sudah resmi digunakan oleh warga perumahan Duren Baru Permai. Anak-anak misalnya sudah berani bersepeda atau bermain di jalan komplek, karena jalanan sudah tak berlubang lagi.
“Semoga dengan baiknya jalan kita baik juga perekonomian kita, baik juga kesehatan kita dan baik juga keharmonisan kita, baik dalam keluarga, masyarakat dan negara,” ujar Pak Zaenal, saat membuka acara.
Acara pertama dimulai dengan Sepatah Kata dari Ketua Panitia Pengecoran Jalan, Achmad Hendiman.
Hendiman, yang juga Ketua Koordinator Wilayah Blok B itu mengatakan terima kasih atas partisipasi seluruh warga perumahan sehingga bisa menyukseskan pengecoran jalan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi warga yang telah bahu-membahu menyelesaikan pengecoran jalan kita. Namun, kami berharap agar warga yang belum menyelesaikan pembayarannya agar bisa melunasinya. Ini jalan kita semua, karena itu membutuhkan juga partisipasi kita semua,” ujarnya.

Hendiman berharap agar warga Duren Baru Permai juga semakin guyub, sehat dan diberi kelimpahan rezeki. “Semoga dengan baiknya jalan di perumahan ini persaudaraan kita semakin hari semakin baik ke depan,” ujarnya.
Hendiman juga meminta maaf atas kekurangan selama pengecoran jalan berlangsung.
Ketua RT, Buchori mengatakan berterima kasih atas rampungnya pengecoran jalan tersebut. Dia juga meminta maaf karena awal-awalnya telah “memanas-manasi” warga di Blok B1-B9 dan Blok C.
“Terus terang pada awalnya saya tidak yakin jika warga Blok B dan C ini bisa menyelesaikan pengecoran tepat waktu. Karena itu, sengaja kami membuat warga ‘tersinggung’ dulu. Namun ini tentunya ‘tersinggung’ yang positif. Dan ternyata kemudian luar biasa, karena warga Blok B dan juga Blok C ini mampu mengumpulkan dana hingga merampungkan pengecoran yang bisa kita nikmati sekarang,” katanya.
Awalnya, kata Buchori, panitia pengecoran jalan mulai dari Blok A, B dan C, terbentuk sejak 1,5 tahun lalu. Namun, yang terus berjalan hanya di Blok A. Karena itu, Blok A melakukan pengecoran terlebih dahulu.
“Untuk itu di Blok B kami coba bongkar pasang panitia hingga terbentuk kepanitian seperti pada hari ini. Dan kepanitiaan itu berhasil karena selama 1,5 bulan mampu mengumpulkan dana sebesar Rp150 juta. Ini harus menjadi semangat bagi kita,” katanya.
Namun, Buchori juga mengingatkan bahwa kerja panitia masih terus berjalan karena terus mengumpulkan dana dari warga yang belum lunas.

Mengaku Terharu
Ketua RT, Buchori mengaku sangat terharu dengan acara yang digelar malam itu. Pasalnya, semua warga, khususnya ibu-ibu, turut berpartisipasi.
“Malam ini saya terharu sekali karena warga Blok B ini bisa mengumpulkan warga, dan khususnya ibu-ibu juga berkumpul. Acara malam ini menurut saya yang paling banyak dalam acara sebuah blok,” ujarnya.
Karena itu, Buchori berharap acara tersebut bisa terus meningkatkan semangat ukhuwah (persaudaraan) di antara sesama warga Duren Baru Permai. “Mari kita terus tingkatkan persaudaraan di antara kita, membangun toleransi, membangun harmoni di antara sesama, di antara keluarga-keluarga, di lingkungan dan masyarakat kita,” ujarnya.

(Anak-anak Duren Baru Permai bisa bersepeda menikmati jalanan yang telah dicor. Foto: Very Herdiman/Indonews.id)
Mewakili Blok A, Pak Wawan mengatakan agar semangat yang sudah ada terus ditingkatkan dan tidak pernah kendor.
“Jangan pernah turunkan semangat. Tugas kita selanjutnya adalah merawat, terus menjaga. Karena tugas membangun itu mudah, namun merawat itu jauh lebih sulit. Masih banyak tantangan dalam merawat ke depan. Misalnya dengan sama-sama kerja bakti sehingga jalannya bersih. Kami ucapkan selamat untuk warga Blok B karena berhasil mensukseskan pengecoran ini,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa yang dibawakan oleh Abah Suprihatin dan kemudian dilanjutkan dengan makan bersama.
Acara malam ini bertambah seru karena diiringi ‘The Baper’s Band’ pimpinan Pak Ito dan kawan-kawan. Ada beberapa lagu yang dibawakan salah satunya berjudul “Ojo Dibandingke” yang sempat menggoyang Istana beberapa waktu lalu. ***