INDONEWS.ID

  • Rabu, 11/10/2023 20:32 WIB
  • Jajal Kereta Cepat Whoosh Rute Jakarta-Padalarang, Menko Airlangga: Tanggung Kalau Hanya Sampai Bandung

  • Oleh :
    • luska
Jajal Kereta Cepat Whoosh Rute Jakarta-Padalarang, Menko Airlangga: Tanggung Kalau Hanya Sampai Bandung

Jakarta, INDONEWS.ID - Pengembangan konektivitas di berbagai wilayah serta peningkatan mobilitas masyarakat menjadi salah satu upaya Pemerintah dalam menstimulasi perekonomian nasional untuk terus tumbuh. Sebagai wujud konkret dalam meningkatkan konektivitas tersebut, Pemerintah saat ini tengah mengembangkan moda transportasi terbaru yakni Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Usai peresmian KCJB oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 Oktober 2023 lalu, Menteri  Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berkesempatan untuk turut menjajal
moda transportasi KCJB.

Baca juga : Berhasil Berikan Pelatihan Inklusif untuk Jutaan Orang di 2023, Program Prakerja Resmi Lanjut di 2024

“Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini pergerakannya stabil, kualitasnya bagus,” ujar Menko 

Airlangga usai menjajal KCJB tersebut setelah bertolak dari Stasiun Halim menuju Stasiun 
Padalarang, Bandung Barat, Rabu (11/10).

Baca juga : Menko Airlangga: Digitalisasi Menjadi Salah Satu Andalan Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru Bagi Ketahanan Ekonomi Mendatang

Kereta cepat yang menghubungkan Jakarta-Bandung tersebut, secara resmi diluncurkan 
dengan nama Whoosh yang merupakan singkatan dari Waktu Hemat, Operasi Optimal, dan Sistem Hebat. Kereta Cepat Whoosh disinyalir menjadi kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara dengan kecepatan rata-rata mencapai 350 km/jam. Dengan kecepatan tersebut, Kereta Cepat Whoosh dapat menempuh jalur sepanjang 142,3 km dengan waktu tempuh hanya sekitar 45 menit. 

Lebih lanjut, Kereta Cepat Whoosh memiliki empat stasiun pemberhentian yakni Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar. Memiliki kapasitas mencapai 601 penumpang, Whoosh terbagi menjadi tiga kelas pelayanan yakni VIP, First Class (Kelas 1), dan Second Class (Kelas 2). Selain itu, sejumlah fasilitas penunjang juga turut disediakan bagi pengguna layanan mulai dari stopkontak, footrest, rak bagasi, gantungan tas, mini bar, hingga toilet 
aksesibel yang menggunakan sensor otomatis.

Baca juga : Berdialog Langsung dengan Para Petani, Menko Airlangga Pastikan Sektor Pertanian Menjadi Perhatian Utama Pemerintah

Sebelum resmi dioperasikan, Kereta Cepat Whoosh telah dilakukan uji coba sejak tanggal 15-30 September 2023 lalu. Uji coba tersebut disambut antuasisme tinggi dari seluruh kalangan masyarakat dan telah dijajal oleh sebanyak 49 ribu penumpang selama masa uji coba berlangsung. 

Kereta Cepat Whoosh juga merupakan medium transportasi yang efisien, ramah lingkungan, 
dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya termasuk dengan TOD (Transit Oriented Development). Dipadukan dengan konsep TOD tersebut, operasional Kereta Cepat Whoosh 
juga telah dilengkapi dengan dukungan fasilitas terkait angkutan lanjutan atau feeder. 

Ke depannya, Pemerintah juga berencana untuk dapat melanjutkan proyek kereta cepat tersebut hingga tujuan Surabaya agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. 

“Jadi kita akan lihat kereta ini karena memang kalau sudah sampai Bandung tanggung, kalau bisa dilanjutkan. Kemarin sudah dirapatkan di dalam PSN dengan Bapak Presiden, jadi kita coba ke depan untuk menyambung dari Bandung ke Jogja Surabaya,” pungkas Menko Airlangga. 

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga berkesempatan untuk menyapa dan berdialog langsung dengan masyarakat yang ikut serta dalam Kereta Cepat Whoosh tersebut. 

Menurut sejumlah penumpang, kereta cepat tersebut memiliki fasilitas yang nyaman dan 
memadai sehingga dapat menjadi pilihan transportasi yang tepat. Tarif yang akan  diberlakukan juga dinilai telah sesuai dengan kenyamanan yang diberikan. 

“Satu kata untuk Whoosh. Cepat,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir menyertai rombongan diantaranya yakni Anggota DPR RI, Juru Bicara Kemenko  Perekonomian Haryo Limanseto, serta sejumlah perwakilan dari Kedeputian Pengembangan 
Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian dan Pejabat KCJB.

Artikel Terkait
Berhasil Berikan Pelatihan Inklusif untuk Jutaan Orang di 2023, Program Prakerja Resmi Lanjut di 2024
Menko Airlangga: Digitalisasi Menjadi Salah Satu Andalan Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru Bagi Ketahanan Ekonomi Mendatang
Berdialog Langsung dengan Para Petani, Menko Airlangga Pastikan Sektor Pertanian Menjadi Perhatian Utama Pemerintah
Artikel Terkini
Dewan Pakar BPIP: Akademisi Bisa Buka Wacana Keselarasan Sistem Pilpres dengan Sila ke-4 Pancasila
Baznas RI Berikan Penghargaan Kepada Bupati Tanah Datar
HUT Basarnas ke 52, Kerja Keras, Cerdas, Ikhlas, dan Tuntas
Aksara Bricks, Cluster Gaya Eropa di Pasar Minggu
Ancaman Propaganda Pro-Khilafah: Dari Kajian Tertutup Hingga Pop-Culture
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas