indonews

indonews.id

Dihadiri Taipan Otto Toto Sugiri, Das Netzwerk Bangun Jejaring Perkuat Kolaborasi Menyongsong Indonesia Emas 2045

Pertemuan alumni Jerman yang diikuti sekitar 20 orang tersebut juga diikuti oleh pebisnis terkemuka, yang merupakan CEO dan Founder PT Data Center Indonesia (PT DCI), Otto Toto Sugiri dan tokoh yang dikenal melalui rumah sakit terapung, Dr. dr. Lie Dharmawan.

Reporter: very
Redaktur: very
zoom-in Dihadiri Taipan Otto Toto Sugiri, Das Netzwerk Bangun Jejaring Perkuat Kolaborasi Menyongsong Indonesia Emas 2045
Pertemuan Alumni Jerman, “Das Netzwerk” di Jakarta, Sabtu (24/8). (Foto: Indonews.id)

 

Jakarta, INDONEWS.ID - Alumni Jerman yang menamakan dirinya “Das Netzwerk” berkomitmen untuk membangun jaringan dan memperkuat kolaborasi dalam menyongsong Indonesia emas 2045. Komitmen tersebut terwujud melalui pertemuan yang digelar di Jakarta, Sabtu (24/).

Formatur Das Netzwerk, yang merupakan alumnus Jerman, Peter Jan mengatakan pertemuan tersebut bertujuan untuk menampung masukan, memperbaharui format dan strategi kerja sama, serta membahas potensi kerja sama baru yang melibatkan alumni Jerman di Indonesia.

“Kami juga akan mendiskusikan berbagai peluang, termasuk proyek-proyek terbaru yang dapat mempererat hubungan antara kedua negara,” ujarnya.

Dia mengatakan, bukan tidak mungkin, pertemuan juga akan melibatkan pemerintah kedua negara, Jerman dan Indonesia.

Pertemuan alumni Jerman yang diikuti sekitar 20 orang tersebut juga diikuti oleh pebisnis terkemuka, yang merupakan CEO dan Founder PT Data Center Indonesia (PT DCI), Otto Toto Sugiri dan tokoh yang dikenal melalui rumah sakit terapung, Dr. dr. Lie Dharmawan.

 

Peter secara khusus mengucapkan terima kasih atas kehadiran Otto Toto Sugiri dan Dr. dr. Lie Dharmawan. Kehadiran kedua tokoh tersebut, katanya, merupakan sebuah momen penting yang sangat menggembirakan.

“Hari ini kita memiliki kesempatan langka dan tak ternilai untuk mendengar langsung dan menyerap kebijaksanaan serta wawasan yang telah membimbing perjalanan beliau yang luar biasa,” ujarnya.

Peter juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan komitmen Otto Toto Sugiri terhadap organisasi alumni tersebut. “Tadi kita sudah mendengar bahwa Pak Toto mendukung penuh organisasi ini,” ujarnya di sela-sela acara.

Tim Formatur Tan Gwan An menjelaskan Das Netzwerk bertujuan untuk memperkuat kolaborasi internasional, berbagi pengetahuan dan mempromosikan Pembangunan berkelanjutan melalui koneksi dan pengalaman yang diperoleh baik di Jerman maupun di Indonesia.

“Das Netzwerk mempunyai misi antara lain penyediaaan informasi terpercaya; peningkatan kualitas pengalaman akademik dan profesional; penguatan jaringan akademik dan profesional; dukungan pengembangan karir dan mentoring; promosi keberlanjutan dan tanggung jawab sosial; serta membangun kemitraan dan kolaborasi,” ujarnya.

Untuk mencapai tujuan dan misi tersebut, ada beberapa strategi yang akan dilakukan oleh Das Netzwerk yaitu membangun jembatan informasi dan melakukan identifikasi dan pemetaan terhadap para alumnus.

 

Selanjutnya, membuat aplikasi dan database. Hal itu dimulai dengan mengumpulkan data alumni Jerman. Data tersebut bisa berasal dari universitas, organisasi atau asosiasi alumni maupun berdasarkan kategori alumni berdasarkan tahun kelulusan, jurusan, universitas, lokasi geografis saat ini.

Selanjutnya, Das Netzwerk akan membuat platform digital seperti website, media sosial, mailing list, dan newsletter. Ke depan, organisasi ini akan melakukan acara dan pertemuan seperti reuni dan gathering, webinar dan diskusi.

Selain ini, Das Netzwerk akan melakukan kolaborasi dengan institusi baik di Indonesia maupun di Jerman, dengan pemerintah, universitas dll. “Juga akan diadakan program mentorship dan karier, penghargaan alumni dan cerita sukses, program beasiswa dan dukungan finansial dan evaluasi/feedback dan pengembangan program sesuai kebutuhan alumni,” pungkasnya.

Sementara itu, Otto Toto Sugiri mengatakan menyambut baik pembentukan organisasi tersebut. “Kiranya ini menjadi sumbangan alumni bagi bangsa dan negara ini menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar peraih Bintang Jasa Utama dari Presiden Joko Widodo pada 14 Agustus 2024 tersebut. *

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas