Upacara HUT TNI ke 79, Presiden Jokowi: Ancaman Siber Semakin Berbahaya
Upacara HUT TNI ke 79, Presiden Jokowi: Ancaman Siber Semakin Berbahaya
Reporter: luska
Redaktur: very
Jakarta, INDONEWS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin upacara perayaan puncak HUT TNI ke-79 di Monas, Jakarta, Sabtu (5/12024).
Hadir dalam Upacara HUT TNI diantaranya Presiden terpilih RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,
Wakil Presiden ke-6 RI Tri Sutrisno, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Hadi Tjahjanto, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan dan jajaran menteri lainnya.
Hadir juga di lokasi tiga kepala matra TNI yaitu Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak, Kasal Laksamana Muhammad Ali dan Kasau Marsekal Tonny Harjono.
Dan tidak ketinggalan warga Jakarta yang ingin melihat jalannya upacara perayaan HUT TNI ke 79.
Presiden Jokowi Widodo dalam amanatnya mengatakan TNI harus lebih beradaptasi dengan ancaman siber yang semakin berbahaya.
"Tantangan ke depan memang tidak semakin mudah, Iptek berkembang semakin cepat, ancaman siber semakin berbahaya, tensi geopolitik semakin memanas. Belum lagi perang yang tidak hanya konvensional tapi juga perang ekonomi dan perang dagang, itu semua harus disikapi dengan kesiapsiagaan dan kewaspadaan," kata Jokowi.
Jokowi meminta TNI terus memperbaiki diri dan mengikuti setiap perkembangan. Jokowi juga menjelaskan TNI harus meningkatkan kapasitas dan profesionalitas.
"Oleh karena itu TNI harus terus memperbaiki diri, terus mengikuti perkembangan zaman, terus beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang ada, termasuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas," ujar Jokowi.
TNI juga harus bekerja sama untuk menghadapi segala tantangan tersebut. Kerja sama dengan berbagai pihak diperlukan, terutama untuk meningkatkan industri pertahanan dalam negeri.
"Namun demikian TNI tentu tidak bisa bekerja sendirian, kolaborasi kerja sama dengan berbagai pihak sangat penting baik dengan institusi penegak hukum untuk menjaga stabilitas dengan perguruan tinggi untuk hal tang berkaitan dengan iptek maupun pelaku pelaku industri untuk pengembangan industri pertahanan dalam negeri," ujar Jokowi.
Pada momen tersebut, Jokowi menyampaikan selamat HUT ke-79. Jokowi juga menyampaikan terima kasih atas loyalitas dan pengabdian TNI bagi bangsa dan negara.
"Terima kasih atas loyalitas dan pengabdian seluruh prajurit TNI bagi rakyat, bagi bangsa dan negara," katanya.
Selama 10 tahun memimpin negeri, Jokowi merasakan betul kontribusi TNI. Terutama, dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas negara.
"Sepuluh tahun memimpin pemerintahan saya merasakan betul peran dan kontribusi nyata dari TNI dalam menjaga kedaulatan negara, dalam menjaga persatuan dan stabilitas politik serta membantu mengatasi berbagai tantangan dan krisis," ucapnya.
Sebagai informasi dalam perayaan
HUT TNI di Monas, digelar dengan serangkaian acara, dari parade militer, defile alutsista, terjun payung, hingga fly pass.
Sebanyak lebih dari 100 ribu personel TNI dan alutsista dari tiga matra (AD, AL, AU) berpartisipasi menampilkan kemampuan dan kesiapan TNI dalam menjaga kedaulatan negara.
Ribuan masyarakat menyemut meninton jalannya upacara yang di sambung dengan parade alutsista.