indonews

indonews.id

Di HUT 79 TNI, Kolonel Irfan Amir Terima Tanda Kehormatan Samkayanugraha

Sebanyak tiga perwira tinggi dan 10 perwira menengah menerima tanda kehormatan pada peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-79 TNI yang digelar di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (5/10).

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: very

Jakarta, INDONEWS.ID - Sebanyak tiga perwira tinggi dan 10 perwira menengah menerima tanda kehormatan pada peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-79 TNI yang digelar di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (5/10).

Sebanyak tiga perwira menerima tanda kehormatan Bintang Yudha Dharma Nugraha. Mereka yakni Mayjen TNI Deddy Suryadi (Pangdam IV/Dip), Laksda TNI Yoos Suryono (Pangkoarmada 1), dan Marsda TNI Deni Hasoloan S (Kaskogabwilhan III).

Selain Bintang Yudha Dharma, sebanyak 10 perwira menengah turut menerima tanda kehormatan lain, yakni Samkayanugraha.

Samkaryanugraha merupakan tanda kehormatan yang diberikan kepada kesatuan TNI yang telah berjasa dalam pembangunan dan operasi militer untuk mempertahankan bangsa dan negara. Tanda kehormatan itu ditetapkan sejak 1968.

Pada kesempatan itu, mereka yang menerima yakni Kolonel Inf Irfan Amir (Dangrup 1 Kopassus), Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto (Danyonif 501/Bajra Yudha/18/2/Kostrad), Letkol Inf Irawan Setya Kusuma (Dandim 1714/Puncak Jaya Korem 173/Praja Vira Braja Kodam XVII/Cen), Kolonel Laut (P) Yulius Azz Zaenal (Dansatsel Koarmada II), Kolonel Laut (P) John David Nalasakti (Komandan KRI Frans Kaisepo 368 Satkoarmada II), Kolonel Laut (P) M Dedi Wardana (Perwakilan Komandan KRI Bima Suci 945 Satuan Kapal Bantu Koarmada II).

Lalu ada Letkol (Mar) Sandy Varikta (Komandan Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir), Kolonel Pas Ruly Arifian (Dansat Bravo 90 Kopasgat), Letkol Pnb Alfonsus Fatma Astana (Komandan Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma), dan Letkol Pnb Septi Arun Dwi Saputra (Komandan Skadron 17 Halim Perdanakusuma).

Pemimpin Redaksi Indonews.id Asri Hadi menyampaikan ucapan selamat atas penghargaan yang diterima Kolonel Irfan.

"Selamat kepada Kolonel Irfan atas penghargaan yang diterima. Tentu itu merupakan apresiasi negara atas dedikasinya," ucap Asri Hadi.

Kolonel Inf Irfan Amir lahir di Janeponto, Sulawesi Selatan, 7 Desember 1978.

Sejak remaja, Ayah tiga orang anak dari istrinya, Wahyuni Burhanuddin ini telah menunjukkan karakter militan dan pantang menyerah. Ia berhasil menembus seleksi masuk Akademi Militer Magelang, dan setelahnya, lulus pendidikan Kopassus.

Kolonel Inf Irfan Amir pun langsung ditempatkan di Grup 1 Kopassus dengan pangkat Letnan Dua (Letda). Kemudian penyuka sepak bola ini, secara berturut-turut pindah tugas ke Grup 3 Kopassus, dengan posisi terakhir Wadanyon-32 Grup 3 Kopassus.

Penugasan berikutnya sebagai Pabanda Lid Sintel Kopassus (2014), Pabanda Bhakti TNI Ster Kopassus (2016), Kasi Pers Grup B Paspampres (2017). Ia pun sempat menjabat Dandim 1425/Jeneponto (2019).

Saat bertugas di tanah kelahirannya itu, Irfan kerap menularkan semangat menanam pohon dan menjaga alam.

Setahun kemudian kembali masuk Korps Baret Merah sebagai Waaster Danjen Kopassus, kemudian menjabat Aster Kopassus sebelum ditugaskan menjadi Dangrup 1 Kopassus.

“Lebih 70 persen penugasan di lingkungan baret merah,” kata Kolonel Irfan.

Ia pun bangga sejumlah penugasan, akan menjadi bekal memimpin Grup 1. Di antaranya, pernah bertugas di Kompi Parako 13 Aceh, Satgas Merpati Kodam VII/Wirabuana. Penugasan penting lain adalah Satgas Namengkawi, Papua serta sejumlah penugasan di luar negeri.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas