indonews

indonews.id

Curhat Pilu Hajime Moriyasu Usai Skuad Samurai Biru Imbang 1-1 Lawan Australia

Pertandingan Timnas Jepang vs Australia dalam laga matchday keempat fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Saitama, Selasa (15/10) ternyata menyisakan kepedihan.

Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
zoom-in Curhat Pilu Hajime Moriyasu Usai Skuad Samurai Biru Imbang 1-1 Lawan Australia
Pertandingan Timnas Jepang vs Australia dalam laga matchday keempat fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Saitama, Selasa (15/10) ternyata menyisakan kepedihan. Foto dok/AFC

Jakarta, INDONEWS.ID-- Pertandingan Timnas Jepang vs Australia dalam laga matchday keempat fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Saitama, Selasa (15/10) ternyata menyisakan kepedihan.

Sakit hati itu terutama dirasakan sang pelatih jenius Hajime Moriyasu yang terpaksa harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat melawan Australia.

Bagaimana tidak, Hajime Moriyasu membawa skuad Samurai Biru ke lapangan hijau dengan menyandang nama besar, peringkat 16 FIFA.

Moriyasu bersama timnya juga mencatatkan prestasi moncer tiga laga sebelumnya dengan mencetak 14 gol tanpa kebobolan.

Pasukan Biru melumpuhkan China 7-0 di Saitama Stadium, Kamis (5/9/2024), Bahrain 5-0 di Stadion al-Bahrayn al-Watani, Selasa (10/9/2024), dan Arab Saudi 2-0 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Jumat (11/10).

Laga tandang dan kandang pasukan Moriyasu sama ganasnya. Maka bermain sebagai tuan rumah saat lawan Australia, Hajime Moriyasu ingin mengulangi kegilaan saat lawan China.

Alih-alih menukangi kegilaan, Tim Samurai Biru malah ditahan imbang 1-1. Sadisnya, gawang Jepang kebobolan lebih dulu lewat gol bunuh pula. Shogo Taniguchi yang membuat Hajime Moriyasu sakit hati.

"Itu adalah gol bunuh diri. Jadi itu kebobolan yang menyakitkan, tetapi itu bukanlah hal yang membuat kami kehilangan pijakan secara keseluruhan. Saya ingin para pemain terus melakukan apa yang telah mereka lakukan dengan percaya diri," harap Hajime dikutip dari Soccer King.

Diberikan sebelumnya, bentrok Samurai Biru dan Australia di Stadion Saitama, Selasa (15/10) mengejutkan banyak analis bola.

Tuan rumah memang tampak mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola di atas 67 persen.

Namun, tim tamu cukup kuat dalam menjaga area pertahanan, bahkan terjadi saling jual beli serangan namun belum menciptakan gol. Hingga babak pertama berakhir, skor 0-0 tidak berubah.

Memasuki babak kedua, tekanan Australia ternyata dapat memecah kebuntuan karena sukses menciptakan gol bunuh diri oleh Shogo Taniguchi di menit ke-58.

Bek Jepang ini tergesa-gesa hendak menyapu umpan silang lawan, namun bola itu belok ke gawangnya sendiri dan tak bisa dijangkau kiper.

Tertinggal 0-1, Jepang terus menggempur hingga tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76 lewat gol bunuh diri Cameron Burgess. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.

"Jujur saya ingin menang di kandang. Banyak suporter yang datang ke stadion dan menonton di TV. Jadi saya ingin memberikan kemenangan," katanya.

"Meski kebobolan lebih dulu, kami tidak runtuh dan tetap berjuang. Kami berhasil menambah satu poin dan itu adalah kemajuan," curhat Moriyasu.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas