Tingkatkan Interoperabilitas, TNI-AL dan RBN Siap Ikuti Latma Helang Laut Ke-21
Latihan Bersama (Latma) Helang Laut Ke-21 Tahun 2024 siap digelar di Surabaya, Jawa Timur, dan di Laut Jawa pada 17–23 November 2024.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID--Latihan Bersama (Latma) Helang Laut Ke-21 Tahun 2024 siap digelar di Surabaya, Jawa Timur, dan di Laut Jawa pada 17–23 November 2024.
Latma yang melibatkan TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Brunei Darussalam (RBN) ini bertujuan meningkatkan interoperabilitas terutama dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum di laut.
Kepala Dinas Penerangan Komando Armada (Kadispen Koarmada) II TNI AL Kolonel Laut (P) Widyo Sasongko menjelaskan hal itu melalui pernyataan tertulis, Kamis (24/10).
“Latma Helang Laut 21B/24 merupakan latihan bilateral dua tahunan yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Laut dan Royal Brunei Navy dengan fokus meningkatkan interoperabilitas kedua negara, berisikan materi yang menunjang pelaksanaan keamanan laut,” ungkap Widyo.
Latihan tersebut, lanjut dia, bakal terdiri atas dua tahap, yaitu fase pangkalan (harbour phase) di Markas Komando Koarmada II di Surabaya dan fase laut (sea phase) di Laut Jawa.
Untuk latihan, NI AL menyiapkan dua kapal perang, yaitu KRI Frans Kaisiepo-368 dan KRI Tombak-629.
Sementara itu, Angkatan Laut Brunei mengerahkan juga dua kapal perang, yaitu KDB-Darulaman-08 dan KDB Syafaat-19 serta satu tim dari pasukan khusus NAVSAG (Navy Surface Action Group).
Dalam rangkaian persiapan Latma Helang, Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 Letkol Laut (P) Rivo De Havilland memaparkan langsung rencana garis besar (RGB) latihan di hadapan Panglima Komando Armada II TNI AL Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo dalam rapat di Markas Komando Koarmada II, Surabaya, Selasa (22/10).
Selepas menerima paparan itu, Pangkoarmada II mengingatkan para komandan kapal untuk rutin mengecek kesiapan personel dan alutsista.
“Ingat keamanan dan keselamatan harus selalu menjadi prioritas dalam setiap penugasan,” kata Ariantyo kepada para komandan kapal saat rapat.
Diketahui, Latma Helang Laut terakhir kali digelar di perairan Brunei pada 2022.
Latihan bersama itu digelar secara bergantian di Indonesia dan Brunei Darussalam setiap dua tahun sekali.
KRI Frans Kaisiepo-368 yang pada latihan kali ini dipersiapkan untuk Latma Helang Laut 21B/24 juga pernah mengikuti latihan yang sama pada 2015.