Menteri Transmigrasi: Ini Ukuran Keberhasilan Program Transmigrasi
Dia mengatakan bahwa ukuran keberhasilan transmigrasi bukan pada berapa jumlah kepala keluarga yang dipindahkan, tapi berapa kepala keluarga yang menjadi sejahtera.
Reporter: very
Redaktur: very
Jakarta, INDONEWS.ID - Kementerian Transmigrasi siap bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri untuk menyejahterakan warga transmigran dan warga di sekitar kawasan transmigrasi.
Hal itu ditegaskan Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara saat menerima Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk di kantor Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta, Senin (4/11/2024).
“Kita membangun paradigma baru transmigrasi. Jadi tidak sekadar perpindahan atau migrasi manusia. Kita fokus pada menyejahterakan warga transmigran dan juga warga di sekitar Kawasan Transmigrasi,” ujar Menteri Iftitah.
Dia mengatakan bahwa ukuran keberhasilan transmigrasi bukan pada berapa jumlah kepala keluarga yang dipindahkan, tapi berapa kepala keluarga yang menjadi sejahtera.
“Dan khusus untuk wilayah Papua misalnya, tidak akan ada Transmigran pendatang dari luar Papua ke Papua, kita menyebutnya dengan transmigrasi lokal,” katanya.
Para transmigran juga berperan penting dalam ketahanan pangan hingga menegakkan kedaulatan di wilayah perbatasan. “Para transmigran ini adalah para patriot bangsa yang tadi, bekerja untuk negara ini, dalam rangka ketahanan dan kedaulatan pangan,” tegas Mentrans Iftitah.
Wamendagri Ribka Haluk mengatakan dirinya membawa pesan dari Mendagri Tito Karnavian untuk disampaikan kepada Mentrans Ifititah terkait program transmigrasi yang nantinya akan dibahas lebih detail dengan para pihak yang berkepentingan.
Kedatangan Wamendagri disambut Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Sekjen Kemendesss PDTT Taufik Madjid, Dirjen PPKTrans Danton Ginting Munthe dan Kepala Biro Humas Erlin Chaerlinatun.
Dalam pertemuan itu, Mentrans Iftitah memaparkan sejumlah program yang bakal dikerjakan oleh Kementerian ke depan. *