Praha Kontra Inter 0-1, Sebiji Gol Lautaro Beri Harapan Si Ular Lolos ke Babak 16 Besar UCL
Laga matchday 7 Liga Champions 2024/2025, Sparta Praha kontra Inter Milan di Stadion Letna pada Kamis (23/1/2025) berakhir dengan kemenangan tipis tim tamu Inter Milan 0-1.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID-Laga matchday 7 Liga Champions 2024/2025, Sparta Praha kontra Inter Milan di Stadion Letna pada Kamis (23/1/2025) berakhir dengan kemenangan tipis tim tamu Inter Milan 0-1.
Sebiji gol bernilai 3 poin ini cukup untuk memberikan harapan bagi Si Ular -julukan Inter Milan- lolos otomatis ke babak 16 besar UEFA Champions League (UCL).
Dengan tambahan 3 poin, Si Ular kini bertengger di peringkat 4 klasemen UCL. Dari 7 laga yang dimainkan, Inter menang 5 laga, sekali seri dan sekali kalah, total poin 16.
Dilansir dari laman Eurosport, skuad Nerazzurri hanya membutuhkan satu poin untuk menjamin finis di 8 besar klasemen UCL.
Dengan demikian, kans Inter Milan cukup besar untuk otomatis lolos ke 16 besar tanpa harus bertanding di babak play-off.
Bagi Nerazzurri, bermain imbang pada matchday 8 melawan AS Monaco di Giuseppe Meazza Stadium, Kamis (30/1/2025) pukul 03.00 WIB nanti, sudah cukup untuk memastikan lolos ke babak 16 besar.
Sebab, menurut format baru UCL, hanya 8 tim teratas klasemen yang bisa otomatis lolos ke 16 besar. Sementara 8 tiket tersisa diperebutkan oleh peringkat 9 hingga 24 yang harus melakoni laga babak play-off.
Inter Milan tampil menekan sejak awal laga saat laga matchday 7 melawan Praha. Hasilnya mereka sudah bisa mencetak gol ketiga laga baru berjalan 11 menit lewat aksi Lautaro Martinez.
Gol tercipta berkat kerja sama apik dengan Alessandro Bastoni yang melepas umpan silang dari sisi kiri ke tiang jauh.
Menyambut bola itu Lautaro langsung melepaskan sepakan voli dari sudut sempit. Bola menerpa mistar sebelum masuk ke gawang Sparta.
Klub asal Ceko itu berusaha merespons. Veljko Birmancevic bisa mengontrol bola usai menerima umpan dari sisi kanan dan melepas sepak voli.
Sayangnya, Yann Sommer cekatan menepis bola sepakan Veljko. Hingga babak pertama selesai, skor 0-1 tidak berubah.
Masuk babak kedua, Sparta langsung menekan. Birmancevic kembali mengancam. Namun, Sommer kembali menggagalkan upayanya dari sudut sempit.
Inter perlahan kembali bisa memegang kendali pertandingan dan Lautaro kembali mendapat peluang. Namun tembakannya lemah hingga mudah diamankan Peter Vandahl Jensen.
Inter terus melakukan tekanan dan Davide Frattesi mengancam lewat sepakan jarak jauh. Percobaannya mampu ditepis Jensen.
Sparta berani keluar menyerang di menit akhir untuk memburu gol penyama. Namun, upaya klub peringkat 3 di Liga Utama Ceko tersebut gagal. Skor akhir 0-1.
Kekalahan ini membuat Sparta harus ikhlas tersingkir dari helatan UCL meski masih menyisakan satu laga terakhir.
Dari 7 laga yang dimainkan, Sparta kalah 5 kali, sekali seri dan sekali menang sehingga baru mengoleksi 3 poin.