Duel dengan 10 Pemain Lawan Benfica sejak Menit 52, Monaco Kalah Tipis 0-1
Malang nian nasib AS Monaco saat menjamu Benfica pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2024/2025.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID-Malang nian nasib AS Monaco saat menjamu Benfica pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2024/2025.
Pada duel yang berlangsung di Stade Louis II, Kamis (13/2/2025) itu, tuan rumah keok dengan skor tipis 0-1 dari tim tamu.
Ada hal menarik dari pertempuran dua tim ini, yaitu pertarungan rematch. Pada fase liga, tepatnya pada matchday 5, Monaco dan BenfiII juga berduel di tempat yang sama, Stade Louis II.
Tuan rumah Monaco kala itu harus menerima keunggulan tim tamu dengan skor 3-2. Benfica kala itu mampu comeback dengan gemilang.
Fakta menarik lainnya dalam laga kali adalah duel sengit yang memaksa wasit harus mengeluarkan lima kartu empat kartu kuning satu merah.
Tiga kartu untuk tuan rumah dengan rincian kartu kuning untuk Zakaria dan Vnderson, kartu merah Al-Musrati. Dua kartu kuning lainnya diperoleh pemain Benfica atas nama Florentino dan Alvaro.
Duel rematch di kandang sendiri, Monaco tampil dengan tempo tinggi demi balas dendam kekalahan sebelumnya. Tim tamu merespon juga dengan serangan.
Pelatih Monaco, Hutter menerapkan pola 4-2-3-1 untuk memenangkan misi balas dendam dengan memasang Biereth di depan.
Semntara patih Benfica, Nascimento memainkan 4-3-3 dengan memasang tiga striker di depan yaitu Schjelderup, Pavlidis dan Aktürkoğlu.
Namun sepanjang babak pertama kedua tim hanya mampu bermain imbang 0-0. Tidak ada gol yang tercipta meskipun beberapa peluang dimiliki masing-masing tim.
Masuk babak kedua, laga semakin panas seiring perburuan gol semakin intens. Tim tamu yang membuka keunggulan terlebih dulu lewat gol yang dicetak Pavlidis di menit 48.
Tertinggi 0-1 dari tim tamu, AS Monaco meningkatkan serangan untuk mendapatkan gol penyama. Sayang sekali, di tengah upaya tersebut gelandang tengah Monaco, Al-Musrati melakukan tindakan terlarang di menit ke-52.
Wasit mengangkat kartu merah untuk Al-Musrati yang lantas harus meninggalkan lapangan terlebih dulu. Sejak Al-Musrati meninggalkan lapangan, klub asal Liga 1 Prancis itu hanya bermain 10 orang.
Praktis, dengan kekuatan 10 orang, Les Rouge et Blanc (Si Merah dan Putih) lebih banyak fokus membangun pertahanan untuk mencegah banyak kebobolan di kandang.
Meski sempat mendapatkan beberapa peluang, namun hingga tanda waktu akhir, Monaco mampu menjaga gawang minim dari kemasukan gol.
Sementara Benfica gagal memaksimalkan kelebihan pemain untuk melipatgandakan gol. Serangan tim tamu selalu dipatahkan anak didik Adolf "Adi" Hütter.
Kekalahan tipis 0-1 membuat skuad besutan pelatih asal Austria itu masih punya peluang besar menang di leg kedua pekan depan. Mereka harus menang dengan selisih satu gol jika ingin lolos ke fase knock-out.