Simak! Ini Alasan Menteri BUMN Erick Thohir Tunjuk Wamen PKP Rangkap Jabatan Sebagai Komisaris BTN
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan penjelasan terkait penunjukan sejumlah pejabat kementerian sebagai komisaris di bank-bank milik negara (BUMN). Penunjukan tersebut dilakukan dalam rangka Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang meliputi BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTN pada pekan lalu.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri BUMN Erick Thohir memberikan penjelasan terkait penunjukan sejumlah pejabat kementerian sebagai komisaris di bank-bank milik negara (BUMN). Penunjukan tersebut dilakukan dalam rangka Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang meliputi BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTN pada pekan lalu.
Dalam RUPS tersebut, sejumlah agenda penting dibahas, termasuk penggunaan laba bersih tahun buku 2024 dan perombakan pengurus. Salah satu keputusan signifikan adalah penunjukan Fahri Hamzah, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, sebagai Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), serta Helvi Yuni Moraza, Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang kini menjabat Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI).
Erick Thohir menjelaskan bahwa kehadiran perwakilan pemerintah dalam struktur pemegang saham Himbara bertujuan untuk menjaga kepentingan nasional dan meningkatkan transparansi di sektor perbankan pelat merah.
"Keberadaan perwakilan pemerintah dalam pemegang saham, seperti di BRI yang melibatkan Kementerian Koperasi dan UKM serta di BTN yang melibatkan sektor perumahan, bertujuan untuk memastikan keterpaduan kebijakan," kata Erick dalam keterangan tertulis yang diterbitkan pada Minggu (30/3/2025).
Selain itu, Erick menegaskan bahwa aspek pengawasan tetap menjadi prioritas dan akan dilakukan melalui lembaga terkait, termasuk Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI). Dalam perombakan ini, tiga pejabat BI — Edi Susianto, Donny Hutabarat, dan Ida Nuryanti — juga dilantik sebagai komisaris di beberapa bank BUMN, sementara Suryo Utomo, Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu, kini menjabat sebagai Komisaris Utama BTN.
Erick berharap keputusan dalam RUPS ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional, terutama dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan, dinamika geopolitik, serta perlambatan ekonomi global. "Kami berharap hasil RUPS ini berdampak positif, terutama dalam menjaga kepercayaan pasar," ujar Erick Thohir, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.