BMKG Minta Waspadai Potensi Hujan Lebat dan Cuaca Ekstrem pada Akhir Pekan Ini
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi peningkatan hujan yang dapat terjadi pada akhir pekan ini, yakni 4-6 April 2025. Hujan yang diperkirakan turun dapat memiliki intensitas lebat hingga sangat lebat, dan disertai dengan petir serta angin kencang.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi peningkatan hujan yang dapat terjadi pada akhir pekan ini, yakni 4-6 April 2025. Hujan yang diperkirakan turun dapat memiliki intensitas lebat hingga sangat lebat, dan disertai dengan petir serta angin kencang.
Berdasarkan Prospek Cuaca Mingguan BMKG untuk periode 4-10 April 2025, kewaspadaan khususnya disarankan bagi sejumlah daerah di Indonesia, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Aceh, dan Lampung. Selain itu, wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan juga diperkirakan akan mengalami cuaca ekstrem.
BMKG menjelaskan, fenomena atmosfer yang terjadi saat ini seperti aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) Spasial, gelombang equatorial Rossby, gelombang Kelvin, serta Low Frequency di bagian utara dan timur Indonesia, turut mempengaruhi pola cuaca.
Di samping itu, sirkulasi siklonik yang terpantau di beberapa perairan, seperti Samudra Hindia barat daya Lampung, perairan barat laut Aceh, Laut Natuna, Samudra Hindia tenggara Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku Utara, diperkirakan akan memperburuk kondisi cuaca di wilayah-wilayah tersebut.
BMKG memperingatkan, fenomena cuaca signifikan yang dipicu oleh kondisi atmosfer ini dapat menyebabkan hujan lebat, angin kencang, dan potensi gangguan keselamatan perjalanan. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan, terutama mengingat periode arus balik Lebaran yang dapat meningkatkan mobilitas masyarakat.
Imbauan ini bertujuan untuk mengurangi risiko cuaca ekstrem yang bisa membahayakan keselamatan serta kenyamanan selama perjalanan, sehingga masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dan siap menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu.