indonews

indonews.id

Mudik Gratis BUMN Berikan Harapan Baru bagi Masyarakat Prasejahtera: Kisah Atun yang Bisa Pulang Kampung Setelah 5 Tahun

Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, keberadaan program mudik gratis yang diselenggarakan oleh BUMN, termasuk PT Permodalan Nasional Madani (PNM), memberikan angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID – Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, keberadaan program mudik gratis yang diselenggarakan oleh BUMN, termasuk PT Permodalan Nasional Madani (PNM), memberikan angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Salah satunya adalah Uswatun Hasanan, yang akrab disapa Atun. Lima tahun terakhir, Atun dan keluarganya tak bisa merayakan Lebaran di kampung halaman di Tegal, Jawa Tengah, karena keterbatasan biaya.

Namun, tahun ini, Atun bersama suami dan kedua anaknya dapat kembali mudik tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun. “Seneng banget akhirnya bisa mudik. Semoga program mudik gratis bisa ada terus karena sangat membantu rakyat kecil seperti saya,” ujar Atun dengan semangat saat ditemui di Jakarta, Rabu (2/4/2025).

Sehari-hari, Atun berjualan kopi keliling alias starling untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Selain berjualan, ia juga harus mengurus kedua anaknya dan suami. Sebagai seorang pengusaha kecil, Atun adalah salah satu nasabah program PNM Mekaar yang dikelola oleh PNM. Program bantuan permodalan ini sangat membantunya bertahan hidup, terutama di masa-masa sulit.

Meskipun kondisi ekonomi cukup pas-pasan, Atun tetap memelihara cita-cita untuk bisa mudik. Harapannya semakin besar setelah mendengar bahwa ibu mertuanya sakit di kampung halaman. "Saya sudah lama ingin mudik, apalagi mendengar ibu mertua sakit. Program mudik gratis ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan," ungkapnya.

Program Mudik Bersama BUMN yang digelar PNM memberikan kesempatan bagi masyarakat, khususnya para nasabah PNM Mekaar, untuk bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman tanpa beban biaya transportasi yang tinggi. Ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah dan PNM terhadap kesejahteraan masyarakat kecil, agar mereka bisa merayakan momen Lebaran bersama orang terdekat.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan program mudik gratis ini. Menurutnya, program tersebut bukan hanya sekadar memberikan layanan transportasi gratis, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat yang membutuhkan.

"Program Mudik Bersama BUMN ini adalah bukti bahwa PNM hadir untuk keluarga prasejahtera. Uang yang seharusnya digunakan untuk membeli tiket kini bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain yang lebih bermanfaat," ujar Arief.

Arief berharap, program ini dapat memberikan dampak positif bagi lebih banyak keluarga seperti Atun, yang selama bertahun-tahun terhalang untuk pulang kampung karena alasan finansial.

“Semoga Mudik Bersama BUMN dapat memfasilitasi lebih banyak keluarga untuk merayakan Lebaran dengan tenang dan bahagia di kampung halaman," tambahnya.

Dengan adanya program ini, PNM berharap bisa semakin memperkuat komitmennya dalam mendukung perempuan prasejahtera dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka melalui program PNM Mekaar. Harapannya, mudik kali ini bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga menjadi momen penuh makna yang mempererat tali kebersamaan dan persatuan antar anggota keluarga.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas