indonews

indonews.id

Hanya dalam Hitungan Detik, Pelabuhan Strategis Iran Meledak! 14 Tewas & Ratusan Luka

Sebuah ledakan besar mengguncang Pelabuhan Shahid Rajaee di Bandar Abbas, Provinsi Hormozgan, Iran, pada Sabtu (26/4). Insiden tragis ini mengakibatkan sedikitnya 14 orang tewas dan sekitar 750 orang lainnya mengalami luka-luka, menurut keterangan resmi yang disampaikan Menteri Dalam Negeri Iran, Eskandar Momeni, melalui kanal Telegram, seperti dikutip AFP.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID - Sebuah ledakan besar mengguncang Pelabuhan Shahid Rajaee di Bandar Abbas, Provinsi Hormozgan, Iran, pada Sabtu (26/4). Insiden tragis ini mengakibatkan sedikitnya 14 orang tewas dan sekitar 750 orang lainnya mengalami luka-luka, menurut keterangan resmi yang disampaikan Menteri Dalam Negeri Iran, Eskandar Momeni, melalui kanal Telegram, seperti dikutip AFP.

Pelabuhan Shahid Rajaee adalah pelabuhan komersial terbesar dan paling modern di Iran, terletak dekat Selat Hormuz—jalur maritim vital bagi sekitar 20% perdagangan minyak dunia. Lokasi strategis pelabuhan ini menjadikannya nadi penting ekonomi dan logistik negara.

Ledakan disertai kobaran api besar dan asap tebal yang menyelimuti kawasan pelabuhan serta wilayah sekitarnya. Reporter televisi pemerintah melaporkan bahwa upaya pemadaman mengalami kendala serius akibat tiupan angin kencang yang memperbesar jangkauan api.

Bahkan hingga 10 jam pascaledakan, kebakaran dilaporkan masih belum terkendali. Pemerintah daerah segera menutup seluruh sekolah dan kantor dalam radius 23 kilometer dari titik ledakan demi memudahkan proses penanganan darurat.

Menurut dugaan awal dari kantor bea cukai pelabuhan, ledakan kemungkinan berasal dari kebakaran di depot penyimpanan bahan kimia dan material berbahaya (hazmat). Namun, penyebab pasti masih dalam tahap investigasi.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga terdampak. Ia memerintahkan penyelidikan menyeluruh dan menugaskan langsung Menteri Dalam Negeri untuk memimpin penanganan di lapangan.

Ratusan korban luka telah dievakuasi ke berbagai pusat medis terdekat. Layanan darurat dan pusat transfusi darah Provinsi Hormozgan juga mengeluarkan imbauan mendesak kepada masyarakat untuk mendonorkan darah guna membantu para korban yang membutuhkan.

Insiden ini menjadi salah satu bencana industri paling serius di Iran dalam beberapa tahun terakhir, dengan dampak yang diperkirakan meluas pada sektor logistik, energi, dan perdagangan internasional negara tersebut.*

 

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas