Skor Akhir Espanyol vs Barcelona 0-2: Lamine Yamal Gacor, Sumbang 1 Gol dan Asist
Duel seru Espanyol kontra Barcelona pada pekan ke-36 lanjutan La Liga Spanyol tersaji di RCDE Stadium pada Jumat (16/5/2025) kick off pukul 02-30 WIB.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta,INDONEWS.ID- -Duel seru Espanyol kontra Barcelona pada pekan ke-36 lanjutan La Liga Spanyol tersaji di RCDE Stadium pada Jumat (16/5/2025) kick off pukul 02-30 WIB.
Ini bukan laga biasa, tapi krusial bagi Barcelona. Laga krusial ini akhirnya berkesudahan dengan skor 0-2 untuk kemenangan Barcelona.
Gol kemenangan Barcelona dicetak oleh bocah ajaib Lamine Yamal dan Fermin Lopez. Kemenangan ini sekaligus mengunci juara La Liga Spanyol musim ini.
Kemenangan ini terjadi saat La Liga Spanyol masih menyisakan dua pertandingan lagai. Pasukan Hansi Flick mengangkat trofi setelah menaklukkan penghuni peringkat ke-16, Espanyol.
Dengan kemenangan ini, pupus sudah harapan Real Madrid untuk meraih trofi musim ini. Sebelum Madrid menghidupkan harapan ketika mengalahkan Mallorca 1-2.
Pertahanan tuan rumah Espanyol cukup rapat selama laga berlangsung di babak pertama. Meskipun banyaknya ancaman dari Barca, mereka clean sheet di babak pertama.
Berakhir tanpa gol di babak pertama membajak kubu Madrid tahan napas dan berharap laga dimenangkan Espanyol.
Babak kedua, skuad Blaugrana kembali mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Hanya butuh waktu 8 menit setelah peluit babak kedua dibunyikan, Barca unggul 0-1.
Gol Yamal gol pertama pada pertandingan krusial ini di menit ke-53 membuat tribun yang dipenuhi suporter Barca sontak gemuruh. Yamal mencetak gol usai menerima bola dari Dani Olmo.
Jebolan akademi La Masia itu bergerak menyerang dari sisi kiri dan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti ke sudut kiri atas gawang. Bola tak terjangkau kiper. Skor 0-1.
Espanyol berusaha memburu gol balasan. Mereka mendapat sejumlah peluang berbahaya yang membuat kiper Wojciech Szczesny harus melakukan sejumlah penyelamatan krusial.
Itu terjadi beruntun pada menit ke-73 dan 74. Tuan rumah menyerang bertubi-tubi yang nyaris membuahkan gol penyama kedudukan.
Di sisa waktu, tuan rumah terus menggempur pertahanan tim tamu. Sayang sekali, di tengah upaya memburu gol, Espanyol harus kehilangan Leandro Cabrera.
Dia diusir wasit karena mendapatkan kartu merah ataa pelanggaran yang dilakukan terhadap Yamal pada menit 80. Keputusan ini diambil setelah wasit memeriksa tayangan VAR.
Di sisa waktu 10 menit, Espanyol hanya bermain dengan 10 pemain. Ini tentu sangat tidak ideal untuk membongkar pertahanan Barca yang solid.
Pada menit tambahan 90+5, Fermin Lopez yang masuk dari bangku cadangan menggantikan Robert Lewandowski pada menit ke-65 menyempurnakan keunggulan Barcelona.
Gol Lopez bermula dari umpan Yamal yang disambut dengan tembakan kaki kanan dari tengah kotak penalti ke pojok kiri bawah. Skor 0-2.
Kemenangan 0-2 ini membuat Barcelona kokoh di puncak klasemen dengan mengemas 85 poin, unggul tujuh poin dari rival abadi, Real Madrid yang berada di bawahnya.
Dengan dua pertandingan tersisa, Barca dipastikan menjadi juara karena tidak akan lagi bisa dikejar Los Blancos, meskipun Barca kalah dua laga terakhir.
Bagi Baeca, ini menjadi gelar ke-28 LaLiga. Terakhir Blaugrana menjuarai kompetisi ini pada 2022-2023 saat di bawah asuhan Xavi Hernandez.
Sementara Espanyol, kekalahan ini membuat posisinya masih terancam degradasi. Mereka berada di peringkat ke-16, berada dua tingkat di atas tim zona degradasi dengan hanya unggul lima poin. Namun mereka masih punya harapan dua laga tersisa.