Pemerintah Tetapkan Hari Puisi Indonesia, Tokoh Masyarakat Parade Baca Puisi
Reporter: rio apricianditho
Redaktur: indonews
Jakarta, INDONEWS.ID - Sejumlah tokoh masyarakat menyongsong prosesi penetapan Hari Puisi Indonesia di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Pusat. Diantaranya Gubernur Riau, Walikota Depok, budayawan sampai puteri Presiden ke-4 Indonesia unjuk kebolehan dalam berpuisi. Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan menetapkan 26 Juli sebagai Hari Puisi Indonesia.
Acara digelar di plaza teater Taman Ismail Marzuki, berdiri panggung yang didekorasi sederhana namun enak dipandang. Penetapan Hati Puisi Indonesia dihadir oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, yang sempat memberikan kata sambutan dai acara tersebut. Sedangkam Pemred indonews.id, Asri Hadi selaku pencinta sastra mengapresiasi penetapan Hari Puisi Indonesia, dan berharap agar pembacaan puisi terus diadakan serta diagenda menjadi acara tahunan.
Dalam sambutannya Fadli Zon mengatakan, Hari Puisi Indonesia kita tetapkan agar marwah sastra kita terjaga, penulis Indonesia semakin Gemilang karya sastra berjalan sepanjang zaman. Menteri Kebudayaan mengapresiasi pada Yayasan hari puisi yang telah konsisten selama 13 tahun menyelenggarakan mengelola puisi Indonesia untuk tetap hadir.
Lalu dikatakan, menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 adalah di bidang seni di bidang sastra termasuk di dalamnya tentu saja puisi. "dan kita tadi sudah menyaksikan bagaimana perjalanan dari Yayasan hari puisi dan penetapan yang telah Upayakan sedemikian rupa sebuah perjalanan sebuah jernih yang cukup panjang", tambahnya.
Menurutnya, pihaknya mempunyai kewajiban untuk mendukung kegiatan dan juga mendukung penetapan Hari Puisi Indonesia. Budaya adalah kekayaan yang luar biasa dan ini yang harus kita jaga kita rawat kita lindungi. Tapi juga harus kita kembangkan kita manfaatkan dan harus kita jadikan budaya industri budaya dan budaya kita harus menjadi soft power.
Mengakhiri sambutannya Fadli Zon mengatakan, dengan hadirnya Kementerian Kebudayaan kita akan berkolaborasi, bersinergi, bekerja sama untuk penyelenggaraan hari puisi ini ke depan. Semoga puisi Semakin menjadi bunga yang terus Mekar berkembang dan semakin banyak penyair Indonesia yang lahir sesuai dengan amanat konstitusi.
Pada kesempatan itu Dewas Museum dan Cagar Budaya, Dra. Hj. Linda Djalil ikut membacakan puisi di parade pembacaan puisi oleh sejumlah tokoh antara lain, Duta Besar Ekuador, ketua SPSI Zumhur Hidayat, tokoh masyarakat Riau mewakili Gubernur Riau, dan tentu Mentwri Kebudayaan yang membacakan puisi karya Chairil Anwar, "Diponegoro".