Inter Miami vs Cincinnati Imbang 0-0: Misi Balas Dendam Gagal Gegara Messi Tak Bisa Main Dihukum MLS
Inter Miami harus menerima kenyataan hanya meraih hasil imbang 0-0 saat menjamu FC Cincinnati pada dalam lanjutan Major League Soccer (MLS).
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID- Inter Miami harus menerima kenyataan hanya meraih hasil imbang 0-0 saat menjamu FC Cincinnati pada dalam lanjutan Major League Soccer (MLS).
Pada duel yang berlangsung di Chase Stadium, Fort Lauderdale, Florida, Minggu (27/7/2025) pagi WIB itu, Lionel Mess dan Jordi Alba tidak bisa memperkuat The Herons.
Keduanya tidak bisa bermain karena sedang dihukum MLS. Absennya dua pemain inti tersebut diklaim sebagai salah satu sebab gagalnya Miami meraih poin penuh alias menang di kanada sendiri.
Padahal, bagi pasukan Javier Mascherano, ini merupakan laga balas dendam karena pada laga 2 pekan lalu klub milik David Beckham itu kalah 3-0 dari Cincinnati.
Sayang sekali, justru di saat laga ini Messi dan Alba dilarang bermain gegara sedang menjalani hukuman.
Sekedar diketahui, Messi dan Jordi Alba, dua bintang Inter Miami dihukum MLS dengan sanksi larangan bermain satu laga.
Hukum ini diberikan kepada Messi dan Alba lantaran absen dalam laga MLS All-Star 225 vs Liga MX, tengah pekan lalu.
Aturan MLS menyebut, pemain yang absen di laga All-Star tanpa persetujuan harus dihukum. Messi dan Alba dilarang bermain satu laga, yakni harus absen saat melawan FC Cincinnati di Chase Stadium, Florida, Minggu (27/7) pagi ini.
Keputusan MLS membuat Messi membuat sang kapten timnas Argentina itu sangat kecewa. Hal itu diungkap co-owner Inter Miami, Jorge Mas.
"Lionel Messi sangat kecewa, sama seperti kita semua di klub, usai mereka tidak bisa bermain besok malam. Tapi saya pikir sebagai klub kami harus kompak, punya sikap bahwa kami sedang melawan dunia," terang Jorge m
Dia pun menilai, sanksi ini terlalu keras. Messi dan Alb heran kena hukuman hanya karena absen di laga ekshibisi.
Dampak dari absennya Messi dan Alba penyerang Miami tidak mencetak gol. Luis Suarez yang diandalkan, gagal membawa Miami menang
Striker asal Uruguay itu beberapa kali mendapat peluang untuk mencetak gol namun gagal.
Statistik akhir menunjukkan Inter Miami menguasai bola 57 persen, melepaskan 13 tembakan, tiga di antaranya mengarah ke gawang.
Sementara Cincinnati 43 persen melepaskan 8 tembakan, 4 tembakan on target. Tingkat akurasi operan Miami 88 persen, Cincinnati 84 persen.
Sementara aspek pelanggaran, Miami unggul, 14 pelanggaran dan 4 kartu kuning. Cincinnati hanya 4 pelanggaran tanpa kartu kuning.
Dengan hasil ini, Inter Miami masih menempati peringkat kelima klasemen dengan 42 poin dari 22 pertandingan.
Sementara Cincinnati turun ke peringkat 2 dengan 49 poin dari 25 laga. Cincinnati digusur Philadelphia yang menang 3-1 atas 1 Colorado Rapids.