indonews

indonews.id

Manchester United Kalah 0-1 Lawan Arsenal, Unggul Kuasai Bola Ruben Amorim Senang

Duel  Manchester United (MU) kontra  Arsenal pada laga pertama Premier League 2025/2026 di Old Trafford, Minggu (17/8/2025) berlangsung seru.

Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
zoom-in Manchester United Kalah 0-1 Lawan Arsenal, Unggul Kuasai Bola Ruben Amorim Senang
Duel Manchester United (MU) kontra Arsenal pada laga pertama Premier League 2025/2026 di Old Trafford, Minggu (17/8/2025) berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Arsenal. Namun meskipun kalah, pelatih MU Ruben Amorim tetap bnggga dengan penampilan timnya.

Jakarta, INDONEWS.ID-Duel  Manchester United (MU) kontra  Arsenal pada laga pertama Premier League 2025/2026 di Old Trafford, Minggu (17/8/2025) berlangsung seru.

Tim tamu Arsenal hanya butuhkan waktu 13 menit untuk menaklukkan MU di kandang mereka sendiri lewat gol Richardo Calafiori.

Pemain bertubuh tinggi  1,88 meter asal Italia tersebut mencetak gol dengan sundulan memanfaatkan bola sepak pojok.

Gol pemain bek sayap ini menjadi satu-satunya gol dalam big match pekan pertama MU kontra The Gunners.

Setelah gol ini, Arsenal benar-benar mengunci area pertahanan degan super ketat yang membuat tuan rumah menguasai bola tanpa mampu menembus gawang dari jarak dekat.

Statistik mencatat, pasukan Ruben Amorim menguasai bola 62 persen, 475 operan dengan akurasi 82 persen, melepas 22 tembakan, 7 tembakan tepat sasaran.

Sementara Arsenal hanya menguasai bola 38 persen, 294 operan dengan akurasi 74 persen, 9 tembakan dan 3 tembakan tepat  sasaran.

Hingga laga tuntas, Matheus Cunha yang didapuk sebagai penyerang tunggal dalam skema  3-4-2-1, gagal mencetak gol.

Skor 0-1 membawa Arsenal ke peringkat 6 klasemen Liga Inggris. Sementara MU terbuang ke peringkat 15 klasemen.

Meskipun kalah, sang pelatih Ruben Amorim bangga dengan penampilan timnya yang bisa mengendalikan jalannya laga.

"Ini adalah penampilan yang sangat bagus. Saya sangat bangga dengan para pemain, tapi pada akhirnya kami kalah," ungkap Amorim, dikutip dari laman resmi MU Senin (18/8/2025).

"Bagi saya, kita bisa menang dan bisa kalah pada akhirnya, tetapi saya bangga dengan apa yang mereka lakukan, para pemain saya. Rasanya menyenangkan. Di saat yang sama, sangat sulit untuk kalah dalam pertandingan seperti ini," imbuhnya.

Amorim mengatakan timnya tidak tampil membosankan dan bermain dengan penuh gairah demi mengamankan hasil maksimal, namun permainan agresif mereka belum bisa memecah kebuntuan.

"Kami menekan dengan tinggi. Lalu, dengan bola, kami punya kualitas. Bahkan ketika stadion mengeluarkan suara-suara, kami tetap bermain seperti biasa."

"Kami kehilangan lebih sedikit bola dalam proses membangun serangan, dibandingkan tahun lalu, di situlah kami banyak kesulitan," tutup Amorim.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas