indonews

indonews.id

Chelsea Gusur Arsenal dari Puncak Klasemen Setelah Kalahkan Fulham 2-1

Duel seru Chelsea kontra  Fulham  tersaji di Stamford Bridge pada laga pekan ketiga Liga Inggris, Sabtu (30/8/2025).

Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
zoom-in Chelsea Gusur Arsenal dari Puncak Klasemen Setelah Kalahkan Fulham 2-1
Duel seru Chelsea kontra Fulham tersaji di Stamford Bridge pada laga pekan ketiga Liga Inggris, Sabtu (30/8/2025).

LondonINDONEWS.ID --Duel seru Chelsea kontra  Fulham  tersaji di Stamford Bridge pada laga pekan ketiga Liga Inggris, Sabtu (30/8/2025).

Duel pekan ketiga Liga Inggris itu berakhir dengan kemenangan The Blues 2-1 atas tim tamu.

Dua gol kemenangan tuan rumah The Blues dicetak lewat Joao Pedro di akhir babak pertama dan penalti Enzo Fernandez di menit ke-56.

Kemenangan 2-1 tersebut membawa Chelsea ke puncak klasemen sekaligus menggusur Arsenal dari puncak klasemen Liga Inggris.

Pasukan Enzo Meresca meraih tujuh angka dari 3 pertandingan. Sementara Fulham terlempar ke peringkat 16.

Pelatih Fulham Marco Alexandre Saraiva da Silva menerapkan skema  4-2-3-1 dalam laga ini. Tim asuhannya sempat mencetak gol di menit ke-20 lewat Josh King.

Ia lepas dari perangkap offside sebelum dengan tenang memperdayai Robert Sanchez.

Namun gol ini dianulir wasit Robert Jones usai mendapat intervesi VAR.

VAR menganggap terjadi pelanggaran lebih dalam proses gol King.

Ini terjadi saat Rodrigo Muniz memenangkan perebutan bola di lini tengah. Lalu dia melakukan gerakan memutar saat menguasai bola tapi kakinya menginjak Trevoh Chalobah.

Injakan Muniz ini yang dianggap VAR sebagai  pelanggaran hingga gol dianulir.

Keputusan Jones menganulir gol Fulham mengundang banyak perdebatan karena pelanggaran Muniz terjadi dalam rentang waktu yang tak terlalu dekat sebelum King membobol gawang Chelsea.

Belum lagi pelanggaran Muniz tersebut tak terlalu keras. Mantan wasit Liga Inggris, Mike Dean, salah satu yang mengecam keputusan Jones.

Dean menilai Jones tak perlu mendengarkan intervensi dari VAR terkait insiden ini. Ia harusnya tetap pada keputusan awal dengan mengesahkan gol King.

"Itu keputusan yang sangat buruk. VAR seharusnya tidak ikut campur, itu benar-benar kesalahan," kata Dean dikutip dari Give Me Sport.

"Ketika wasit melihat layar, dia hanya perlu berpikir `jika saya VAR, apakah saya akan memberitahu wasit?"

"Saya rasa dia tidak akan melakukannya. Dia perlu melakukan sesuatu yang lebih baik dan tetap pada keputusan di lapangan," ujarnya.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas