Main di Kandang Sendiri Inter Milan Dikalahkan Udinese 1-2
Inter Milan menjalani pekan kedua Serie-A Italia dengan hasil memalukan. Pasalnya, bermain di kandang sendiri mereka dikalahkan Udinese dengan skor 1-2.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID-- Inter Milan menjalani pekan kedua Serie-A Italia dengan hasil memalukan. Pasalnya, bermain di kandang sendiri mereka dikalahkan Udinese dengan skor 1-2.
Duel yang berlangsung di Giuseppe Meazza, Senin (1/9/2025) dinihari WIB sejatinya dikendalikan Nerazzurri sejak laga dibuka.
Tuan rumah langsung unggul pada menit 17 lewat Denzel Dumfries. Namun skor 1-0 tidak berlangsung lama.
Pasalnya, hanya dalam 12 menit, tepatnya menit 29, Udinese mampu menyamakan kedudukan lewat Keinan Davis yang mencetak gol dari titik putih alias penalti. Skor 1-1.
Tim tamu semakin percaya diri memburu gol meskipun Inter tetap mendominasi laga. Psda menit 40, Udinese balik unggul.
Gok kedua tim tamu dicetak oleh Arthur Atta. Skor berubah menjadi 1-2 dan bertahan hingga babak pertama tuntas.
Kembali dari ruang ganti, Inter Milan mencoba mengejar ketinggalan. Namun pasukan yang dibesut Cristian Chivu itu gagal mencetak gol.
Di babak kedua, tuan rumah benar-benar menekan tim tamu dengan serangan berbahaya. Mereka melepaskan total 10 percobaan, namun 6 tembakan melenceng, hanya dua yang mengarah ke gawang.
Hingga laga tuntas, tidak ada gol tambahan dari kedua tim. Skor tetap 1-2 untuk kemenangan tim tamu.
Kemenangan 1-2 membuat Udinese naik ke peringkat 5 dengan 4 poin dari 2 laga. Sedangkan Inter Milan harus berasa di peringkat 6 dengan 3 poin.
Laga pekan kedua menjadi tanda kurang bagus bagi Inter. Sebab ini merupakan kekalahan pertama yang paling awal diderita Inter di kompetisi liga hanya di pertandingan kedua, usai tumbang di pertandingan pembuka pada edisi 2018-2019.
Pelatih Inter Milan Cristian Chivu mengaku timnya sulit menemukan cara untuk membangun serangan.
"Permainan kami kurang cair dan tidak bisa menemukan cara membangun serangan yang tepat untuk menciptakan peluang," ujar Chivu dikutip DAZN.
Yang menyakitkan, pemain belakang memberikan peluang emas kepada tim tamu lewat penalti.
"Kami memberikan penalti kepada lawan, kemudian kehilangan ritme dan fokus," sambungnya.
Meski sempat kesulitan di babak pertama, tim tuan rumah sempat bangkit di babak kedua.
"Sedikit membaik setelah jeda, ada determinasi, keberanian, pergerakan yang lebih baik meskipun kami kehilangan bentuk kami lagi seiring berjalanannya waktu, dan kami gagal menyelesaikan peluang-peluang kami," bebernya.
Kekalahan dari Udinese menjadi modal minus dalam menghadapi pekan ketiga. Di pekan ketiga, Inter akan melawan Juventus.