Kedubes China Rayakan 76 Tahun Berdirinya Negara, Komisaris PT Sunra Ismeth Wibowo Ucapkan Selamat Atas Perayaan
Penasihat Senior PT Indonesia BTR New Energy Material – anak perusahaan China Baoan Group Co. Ltd - yang juga diundang, Ismeth Wibowo mengatakan dirinya tidak sempat mengikuti acara tersebut karena terimbas macetnya lalu lintas di Jakarta kemarin malam.
Reporter: very
Redaktur: very
Jakarta, INDONEWS.ID - Kedutaan Besar China di Jakarta menggelar resepsi memperingati 76 tahun Hari Kemerdekaan China di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (24/9/2025).
Duta Besar China untuk RI, Wang Lutong, selaku tuan rumah menerima pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Dari perwakilan pengusaha, hadir antara lain pendiri Lippo Group Mochtar Riady.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu kebangsaan China, Mars Para Sukarelawan.

Duta Besar Wang Lutong dalam kata sambutannya mengatakan sebagai negara yang bersahabat, hubungan Indonesia dan China semakin strategis dan menunjukkan perkembangan yang kuat.
"Yang Mulia Presiden Prabowo, dengan mengesampingkan berbagai tantangan secara khusus berkunjung ke China untuk menghadiri Upacara Peringatan 80 Tahun Kemenangan Resistensi Rakyat China Melawan Agresi Jepang dan Perang Anti-Fasis Dunia. Kehadiran ini mencerminkan perhatian besar Presiden Prabowo terhadap hubungan China-Indonesia, serta persahabatan tulus rakyat Indonesia terhadap rakyat China," kata Wang, Rabu (24/9).

Wang juga mengatakan, kerja sama kedua negara terus berkembang sejak awal tahun ini. Hal ini ditandai dengan pertemuan Presiden Xi Jinping dan Prabowo dalam beberapa kesempatan. Pertemuan tersebut telah menghasilkan berbagai pengembangan kerja sama.
"Kerja sama konkret menuai hasil berlimpah. Kereta cepat Whoosh telah mengangkut lebih dari 10 juta penumpang dengan operasi aman mencapai lebih dari 4,63 juta kilometer. Sejumlah proyek besar seperti `Two Countries, Twin Parks`, serta proyek-proyek infrastruktur yang kecil berhasil diimplementasikan," ujarnya.
China, kata Wang, tetap menjadi mitra dagang terbesar bagi Indonesia selama 12 tahun berturut-turut dan menempati 3 besar sumber investasi asing Indonesia selama 9 tahun berturut-turut.
"Kerja sama kedua negara di bidang tradisional seperti infrastruktur, energi, dan mineral terus diperkuat, sementara kolaborasi di bidang emerging seperti AI dan EV semakin mendalam," katanya.
Tak hanya itu, Wang juga mengatakan bahwa film-film China semakin digemari masyarakat Indonesia. Hal itu ditandai dengan semakin maraknya film China yang tayang di bioskop Indonesia.
"Sementara karakter mainan Labubu menjadi populer," pungkasnya.
Sementara itu, Penasihat Senior PT Indonesia BTR New Energy Material – anak perusahaan China Baoan Group Co. Ltd - yang juga diundang, Ismeth Wibowo mengatakan dirinya tidak sempat mengikuti acara tersebut karena terimbas macetnya lalu lintas di Jakarta kemarin malam.

Namun, Komisaris PT Sunra Distributor Indonesia/PT Sunra Retail Indonesia untuk kendaraan motor dan sepeda listrik China itu mengucapkan selamat atas perayaan tersebut.
”Kami mengucapkan selamat atas ulang tahun ke-76 Hari Kemerdekaan China. Semoga kerja sama yang terjalin selama ini antara pemerintah China dan Indonesia terus berjalan dengan baik,” ujar Ismeth.
Tiongkok, atau yang memiliki nama resmi Republik Rakyat Tiongkok atau Republik Rakyat China, adalah sebuah negara yang terletak di Asia Timur yang beribu kota di Beijing.
Pada 1 Oktober 1949, Mao Zedong memproklamasikan pendirian Republik Rakyat China (RRC). Ia kemudian diangkat menjadi Presiden RRC pada 1954.
RRC secara umum dibagi menjadi empat periode, yaitu era transformasi sosialis (1949-1976) di bawah Mao Zedong, reformasi ekonomi (1976-1989) di bawah Deng Xiaoping, pertumbuhan ekonomi (1989-2002) di bawah Jiang Zemin, dan periode generasi pemerintahan keempat, antara 2002 hingga saat ini. *